-
Persib Bandung memimpin perebutan juara BRI Super League setelah mengalahkan PSM Makassar secara dramatis.
-
Hasil imbang Borneo FC di Jepara membuat Persib hanya membutuhkan satu poin tambahan lagi.
-
Marc Klok bangga atas mentalitas petarung skuad Maung Bandung hingga detik terakhir laga.
Suara.com - Persib Bandung kini memegang kendali penuh atas nasib mereka sendiri dalam perburuan takhta tertinggi sepak bola nasional musim ini. Kepastian tersebut didapat setelah armada Bojan Hodak sukses mengamankan poin penuh di markas Juku Eja.
Kegagalan Borneo FC mendulang poin penuh di laga lain menjadi angin segar yang mempercepat langkah krusial Pangeran Biru. Momentum emas ini kini berada sepenuhnya dalam genggaman taktik dan kerja keras skuad asal Jawa Barat tersebut.
Kematangan mental bertanding menjadi kunci utama yang membedakan kualitas sang petahana dengan para pesaing terdekatnya di papan atas. Kemampuan keluar dari situasi sulit pada menit-menit akhir membuktikan kelayakan mereka untuk kembali bertengger di puncak.
“Seperti yang kita semua tahu, kami sedang berjuang bersama Borneo FC untuk menjuarai musim ini. Peluang (juara liga-red) itu ada di tangan kami sendiri,” ujar Klok, dikutip dari laman resmi I.League, Senin.
Gol penentu kemenangan yang lahir di masa injury time babak kedua menegaskan bahwa dewi fortuna masih menaungi sang juara bertahan. Evaluasi taktik di waktu krusial terbukti ampuh meruntuhkan pertahanan rapat yang digalang oleh tim tuan rumah.
Laga pamungkas di hadapan pendukung sendiri akan menjadi pembuktian terakhir konsistensi performa mereka sepanjang musim yang melelahkan ini. Seluruh elemen tim kini fokus penuh demi merealisasikan target besar yang sudah berada di depan mata.
“Jika kita menang dua kali, kita tahu kita akan juara. Dan semangat inilah yang hari ini kita bicarakan sebelum pertandingan. Ini peluang kita, kita harus mengambilnya,” kata Klok, yang mengantarkan Persib juara dua kali dalam dua musim dua musim terakhir itu.
Ketangguhan psikologis para pemain dalam menghadapi tekanan suporter lawan menjadi modal utama yang sangat berharga. Karakter pantang menyerah hingga peluit panjang berbunyi telah menjadi identitas yang melekat kuat pada musim ini.
Rentetan hasil positif melawan tim-tim besar dalam beberapa pekan terakhir kian menebalkan kepercayaan diri seluruh anggota skuad. Konsistensi meraup angka penuh di laga tandang menjadi pembeda utama dalam penentuan posisi di klasemen.
Baca Juga: Terpeleset di Jepara, Borneo FC Belum Menyerah dalam Perebutan Gelar Juara Super League
“Saya bangga. Saya bangga dengan tim, saya bangga dengan pelatih, dan saya bangga dengan semua pemain yang bertanding hari ini dengan semangat yang kita tunjukkan sampai detik terakhir,” tutur gelandang berusia 33 tahun tersebut.
Pesaing terdekat dipastikan akan tampil habis-habisan di laga sisa demi menjaga asa tipis yang mereka miliki. Namun, nasib trofi domestik kali ini sama sekali tidak bergantung pada hasil pertandingan yang dijalani oleh tim lain.
Persiapan matang langsung digelar guna mengantisipasi strategi kejutan yang berpotensi dihadirkan oleh lawan terakhir mereka. Manajemen pun mengimbau para pendukung untuk memberikan suntikan motivasi maksimal pada pertandingan penutup nanti.
Persib Bandung sukses menumbangkan PSM Makassar dengan skor tipis 2-1 di Stadion Gelora BJ Habibie lewat laga yang berjalan sengit. Gol kemenangan dicetak melalui sundulan Julio Cesar yang memanfaatkan umpan matang Thom Haye pada menit ke-90+7.
Pada saat yang sama, Borneo FC justru tertahan tanpa gol saat melawat ke markas Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini. Hasil tersebut membuat Persib kini memimpin klasemen dengan koleksi 78 poin dan hanya memerlukan hasil imbang di laga final.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Invasi Suporter Argentina di Miami! Tiket Selangit dan Ancaman Keamanan Bayangi Laga 32 Besar
-
Mikel Oyarzabal Jadi Pembeda! Spanyol Ungguli Austria 1-0 di Babak 32 Besar
-
Oliver Kahn Murka! Tuding Jerman di Piala Dunia 2026 Dihuni Pemain Mental Tempe
-
Momen Langka! Lionel Messi Tertawa Ngakak saat Diperiksa Petugas Bandara
-
Sisi Lain Bomber Norwegia Antonio Nusa, Ternyata Penulis Buku Best Seller
-
Psywar Jelang Portugal vs Kroasia, Cristiano Ronaldo Disebut Impoten
-
Virgil Van Dijk Batal Gantung Sepatu? Sosok Arne Slot Jadi Kunci
-
Out of the Box! Sarina Wiegman Didorong Jadi Pelatih Belanda Gantikan Ronald Koeman
-
Kritik Pedas Toni Kroos: Skuad Jerman Kosong Kualitas, Tak Punya Pembeda di Piala Dunia
-
Siapa Danilo Santacruz Gonzalez? Eks Timnas Paraguay Rekrutan Asing Pertama Madura United