Suara.com - Arsenal berpotensi gagal menyudahi musim 2022 di posisi empat besar. Hal itu didapatkan usai mereka kalah 0-2 dari Liverpool di laga tunda pada Kamis (17/3/2022) dini hari WIB.
Banyak yang memprediksi bahwa The Gunners akan terlempar dari perebutan posisi empat besar atau zona Liga Champions. Kendati masih ada peluang untuk finis di posisi tersebut dengan tabungan tiga laga yang belum dimainkan Arsenal.
Ada sejumlah faktor yang diyakini menjadi faktor Arsenal keluar dari zona Liga Champions. Berikut ulasannya.
Arteta Akui Pemain Kurang Pengalaman
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mengakui bahwa anak asuhnya kurang pengalaman. Hal itu terlihat saat Arsenal kecolongan gol di pertandingan krusial.
Beberapa di antaranya saat jumpa Watford dan Brentford. Arsenal yang sudah unggul, hilang konsentrasi di menit akhir dan kebobolan.
Tak Ada Pemain Pembeda
Tak ada nama yang betul-betul besar di skuad Arsenal saat ini. Jika ada, mereka tentu akan menjadi pembeda.
Untuk urusan mencetak gol, misalnya. Arsenal tak punya taring tajam untuk mengoyak jala lawan. Dan jika dibandingkan dengan klub lain, Arsenal kalah dalam faktor ini.
Baca Juga: Lille Tersingkir dari Liga Champions, Jocelyn Gourvennec: Kami Tunjukkan Keberanian
Tak Ada Kedalaman Skuad
Skuad Arsenal saat ini tak banyak yang menonjol. Kualitas pemain inti dan cadangan mereka tak berbeda jauh.
Hal ini yang membuat Arteta kerap menggonta ganti pemain di setiap laga. Berbeda dengan klub-klub pesaing macam MU, Chelsea, Liverpool dan Man City, yang memiliki pemain yang sudah nyetel dengan pakem pelatih.
Jadwal Arsenal Berat
Menyisakan 12 laga di musim ini, Arsenal akan menjalani laga-laga berat. Hal ini yang membuat mereka diragukan bisa finis di posisi empat besar.
Beberapa di antaranya mereka akan menjamu Man United dan West Ham. Keduanya diyakini bakal menyulitkan Arsenal.
[Penulis: Kusuma Alan]
Berita Terkait
-
Raih Manajer Terbaik Premier League Januari 2026, Michael Carrick Tersipu Malu
-
Arsenal Disengat Brentford, Declan Rice: Gelar Juara Tak Datang dengan Mudah
-
Arsenal Ditahan Brentford, Arteta Panik? Penyakit Lama The Gunners Kambuh
-
Lemparan Jauh Brentford Buyarkan Kemenangan, Mikel Arteta Sesalkan Kurangnya Disiplin Arsenal
-
Arsenal Ditahan Imbang Brentford, Jarak Poin dengan Manchester City Semakin Tipis
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan
-
Tembus Perbatasan Asia Tenggara, Uni Papua FC Bawa Misi Perdamaian Lewat Diplomasi Olahraga
-
John Herdman Tatap Piala Asia 2027, Semua Laga 2026 Jadi Batu Loncatan Timnas Indonesia