- Antonio Conte memberi sinyal akan berpisah dengan Napoli setelah memastikan tiket Liga Champions musim depan.
- Keputusan tersebut telah dikomunikasikan oleh Conte kepada Presiden Aurelio De Laurentiis sejak satu bulan yang lalu.
- Conte berjanji akan meninggalkan tim dalam kondisi solid meskipun Napoli sempat mengalami kesulitan saat kedatangannya.
Suara.com - Pelatih Antonio Conte memberi sinyal kuat soal kemungkinan berpisah dengan Napoli pada akhir nusim ini.
Pernyataan Conte muncul setelah Napoli memastikan tiket ke UEFA Champions League usai menang 3-0 atas Pisa Sporting Club di pekan ke-37 Serie A.
Gol-gol Napoli dicetak oleh Scott McTominay, Amir Rrahmani, dan Rasmus Højlund. Kemenangan tersebut memastikan Partenopei kembali tampil di kompetisi elite Eropa musim depan.
Dalam konferensi pers usai laga, mantan pelatih Juventus FC dan Inter Milan itu mengungkap Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis sudah mengetahui pemikirannya sejak sebulan lalu.
“Presiden sudah mengetahui pemikiran saya sejak satu bulan lalu. Kami sudah membicarakan hal-hal positif dan juga yang kurang positif,” kata Conte dilansir dari Calciomercato.
Meski begitu, pelatih berusia 56 tahun tersebut menegaskan hubungannya dengan De Laurentiis tetap sangat baik.
Conte juga mengaku akan selalu berterima kasih karena diberi kesempatan melatih Napoli di tengah situasi sulit.
“Saya akan selalu berterima kasih kepadanya karena telah memberi saya kesempatan melatih klub seperti Napoli,” ujarnya.
Conte mengingat kembali situasi Napoli saat dirinya datang. Menurutnya, klub sedang berada dalam kondisi sulit usai finis di posisi ke-10 dan kehilangan arah.
Baca Juga: Mimpi Masa Kecil di Old Trafford Berakhir, Rasmus Hojlund Emosional Tinggalkan MU dengan Cara 'Aneh'
“Saya datang ke Napoli dalam situasi yang sangat gelap dan menyedihkan. Saya berjanji ketika siklus saya selesai, saya akan meninggalkan tim yang solid dan ambisius,” ucap Conte.
Conte juga membela performa timnya sepanjang musim setelah sempat mendapat kritik soal metode latihan dan badai cedera yang menimpa skuad Napoli.
Conte menyindir pihak-pihak yang menuduh metode latihannya menjadi penyebab cedera pemain.
“Saya mendengar ada yang bilang metode latihan saya salah. Ya, mungkin saya memukul kaki pemain dengan tongkat sampai mereka cedera,” sindir Conte.
Menurutnya, Napoli banyak kehilangan pemain penting akibat cedera traumatis yang tidak bisa dihindari.
Namun ia memuji para pemain pelapis yang mampu menjaga performa tim tetap kompetitif.
Conte juga mengungkap penyesalannya atas kegagalan Napoli di Liga Champions musim ini setelah tersingkir dari FC Copenhagen lewat drama penalti.
“Itu menjadi kekecewaan terbesar kami musim ini. Kami sangat terluka karena tersingkir dengan cara seperti itu,” katanya.
Berita Terkait
-
Mimpi Masa Kecil di Old Trafford Berakhir, Rasmus Hojlund Emosional Tinggalkan MU dengan Cara 'Aneh'
-
Ukir Sejarah Lolos Liga Champions, Ini Statistik Calvin Verdonk di Musim Debutnya Bersama Lille
-
Calvin Verdonk Berpeluang Cetak 2 Sejarah Besar usai Lille Resmi Lolos ke Liga Champions
-
Kronologis Calvin Verdonk Amankan Tiket Liga Champions Lille Meski Tumbang dari Auxerre
-
Calvin Verdonk Lolos Liga Champions, Ukir Sejarah Baru Sepak Bola Indonesia Bersama Lille
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi
-
5 Sabun Cuci Muka untuk Bruntusan di Dahi dan Pipi, Lengkap dengan Ulasan Pengguna
-
Prabowo-Gibran Kompak Pakai Beskap, Pimpin Kemeriahan Karnaval Kemerdekaan di Monas
-
Dari Bundaran HI, Warga Titip Harapan untuk Indonesia di HUT Ke-81 RI
-
KPK Tak Sanksi Etik Setya Budi Dias di Kasus Pemerasan Bupati Pemalang, Ini Alasannya
-
Lanud Seluruh Indonesia Bakal jadi Posko Gempa NTT, Hercules Siap Angkut Bantuan