Suara.com - Persiraja Banda Aceh akan berhadapan dengan Tira Persikabo dalam pekan ke-32 BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Kompyang Sujana, Bali, Sabtu (19/3/2022). Laga ini menjadi kesempatan bagi Tira Persikabo menyelamatkan diri dari jurang degradasi.
Adapun Persiraja bakalan tampil lepas. Sebab, tim berjuluk Laskar Rencong itu tidak lagi memiliki tujuan di Liga 1.
Seperti diketahui, tim kebanggaan masyarakat Aceh ini sudah dipastikan turun kasta. Mereka tidak akan ada di Liga 1 musim depan.
Oleh karena itu, Laskar Padjajaran --julukan Tira Persikabo patut waspada. Pasalnya, Persiraja bisa saja tampil mengejutkan dan menjadi musibah bagi tim asuhan Liestiadi.
Apalagi, posisi Tira Persikabo masih belum benar-benar aman dari jeratan degradasi. Saat ini mereka ada di posisi 13 dengan 34 poin.
Tira Persikabo hanya unggul tujuh angka dari Persipura Jayapura di peringkat 16 alias posisi atas zona merah. Ciro Alves dan kawan-kawan masih mungkin turun kasta karena masih ada tiga laga tersisa.
Oleh karena itu, kemenangan menjadi harga mati bagi Tira Persikabo untuk menyelamatkan nasibnya di kasta tertinggi.
Meskipun demikian, pelatih Persikabo, Liestiadi, tak mau anak asuhnya meremehkan Persiraja meski tim lawan sudah dipastikan terdegradasi.
Sebab, Laskar Rencong diprediksi memiliki motivasi tinggi untuk mengakhiri persaingan Liga 1 2021-2022 dengan kepala tegak.
Baca Juga: Prediksi Persik Kediri vs Barito Putera di BRI Liga 1
Tira Persikabo juga punya modal kurang bagus menatap laga ini. Pekan lalu mereka dibantai Persija Jakarta empat gol tanpa balas.
Perkiraan Susunan Pemain
Persiraja Banda Aceh (4-2-3-1): Aji Bayu Putra; Eriyanto, M Choirul Rifan, M Rfaldi, Rendy Saputra; Alvin Nasution, Ridha Umami; Arya Gerryan, Bruno Dybal, Vivi Asrizal; Jabar Sharza
Pelatih: Sergio Alexandre
Tira Persikabo (4-3-3): Syahrul Trisna; Gilang Ginarsa, Shumeiko Veniamin, Andy Setyo, Lucky Octavianto; Didik Wahyu, Munadi, Pushniakou Siarhei; Firza Andika, Ciro Alves, Dimas Drajad
Pelatih: Liestiadi
Berita Terkait
-
Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal
-
Ramadan Tetap Maksimal, PSIM Yogyakarta Sesuaikan Jadwal Latihan
-
Update Klasemen BRI Liga 1 2025/2026 Usai Persebaya Surabaya Tundukkan MU
-
Fabio Lefundes Lebih Cocok Latih Timnas Indonesia Dibanding Timur Kapadze?
-
Persiraja Banda Aceh Kembali Gagal Menang di Kandang, Pelatih Minta Maaf
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan