Suara.com - Pelatih Persita Tangerang, Widodo Cahyono Putro mengaku kecewa timnya ditahan imbang PSIS Semarang kendati sempat unggul dalam pertandingan pekan ke-32 BRI Liga 1 2021/2022, Minggu (20/3/2022).
Duel Persita Tangerang vs PSIS Semarang harus berakhir sama kaut dengan skor 3-3 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Dikutip dari rilis yang diterima, Minggu, pada pertandingan ini, Persita Tangerang sempat unggul 3-1 hingga sebelum akhirnya disamakan oleh PSIS melalui dua gol yang dicetak Wallace Costa pada menit ke-65 dan 71.
Widodo mengatakan ini merupakan hasil yang mengecewakan karena dirinya berharap anak asuhnya mampu mempertahankan keunggulan, namun hal tersebut tidak mampu mereka pertahankan.
"Tapi ini sudah terjadi. Semua juga pemain ingin mempertahankan keunggulan, tapi ternyata kita tidak bisa. Yang jelas kita ada 2 match ini, kita akan memaksimalkan lagi. Supaya kita bisa memenangkan pertandingan," ujar Widodo.
Soal penampilan penyerang asal Brazil Taylon Correa yang mampu mencetak dua gol di laga ini, Widodo wajar dengan hal tersebut karena itu memang merupakan tugas dari pemain depan.
Mantan pelatih Bali United itu lanjut mengatakan, dirinya mengapresiasi semua pemainnya atas kerja keras yang telah tampilkan meski pada akhirnya gagal memenangkan pertandingan.
"Bagi pelatih itu hal yang wajar karena dia striker. Striker selain cetak gol, juga assist untuk temannya. Apresiasi buat teman-teman, tidak hanya Taylon tapi teman-teman yang lain yang bisa di awal," terang Widodo.
"Tetapi inilah sepak bola. Dimana kita sudah unggul, kawan juga pasti punya kekuatan untuk membalas dan itu tidak bisa kami pertahankan," sambungnya.
Baca Juga: Prediksi dan Link Live Streaming Arema FC vs Borneo FC di BRI Liga 1 Sesaat Lagi
Pada pertandingan ini, Persita sempat unggul lebih dulu melalui Kasim Botan dan Taylon Correa (2), PSIS mengejar ketertinggalan melalui Jonathan Cantillana serta Wallace Costa (2).
Raihan satu poin ini membuat Persita masih menduduki posisi ke-9 dengan total 39 poin, sedangkan PSIS tetap berada di posisi ke-7 klasemen sementara Liga 1 Indonesia dengan torehan 43 poin dari 32 laga, demikian Antara.
Berita Terkait
-
Bhayangkara FC Menang 4-0 atas Persela Lamongan dan Kado Ulang Tahun Awan Setho
-
Hasil BRI Liga 1: Bermain Imbang, Arema FC Selamat dari Ganasnya Borneo FC
-
Hasil BRI Liga 1: Pecundangi PSS Sleman, Persipura Menjaga Asa Lolos dari Degradasi
-
Rumor Menguat! Gian Zola dan Taufiq Febriyanto Menuju Persis Solo
-
Tonton! Link Live Streaming Borneo FC Vs Arema FC, Sedang Berlangsung
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Kata-kata Marc Klok Usai Tak Tembus Skuad Final Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026
-
Elkan Baggott Tiba di Jakarta Jelang Bela Timnas Indonesia
-
Manchester City Juara Carabao Cup Usai Tumbangkan Arsenal 2-0
-
Jay Idzes Dkk Sukses Tahan Imbang Juventus, Fabio Grosso: Keberanian Kami Dibayar Lunas
-
Final Piala Liga Inggris, Arsenal vs Manchester City: Adu Taktik Arteta Lawan Guardiola
-
Eliano Reijnders Siap Sikut Rekan Sendiri Demi Masuk Starting XI Timnas Indonesia
-
Starting XI Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Elkan Baggott Duet dengan Jay Idzes?
-
Kabar Buruk dari Jerman! Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Cedera Lutut
-
Juventus Tak Mampu Kalahkan Jay Idzes Cs, Begini Luapan Kekecewaan Spalletti
-
Babak Baru Skandal Dean James, Breda Seret Nama Maarten Paes