Suara.com - Bek Newcastle United, Dan Burn memiliki kisah haru yang memaksa dirinya memiliki fisik yang tak sempurna, dengan hanya mempunyai sembilan jari di tangan.
Dan Burn menjadi sorotan di pentas Premier League 2021/22 pekan ke-29 kala Newcastle United bertandang ke markas Chelsea, Minggu (13/3/22).
Dalam lawatannya itu, pemain berusia 29 tahun itu menjadi sorotan setelah melakukan duel udara dengan Kai Havertz sehingga pelipisnya mengeluarkan darah.
Selain itu, pemain berusia 29 tahun ini disebut-sebut menjadi biang kerok kegagalan Newcastle meraih poin di kandang The Blues yang berhasil meraih poin penuh lewat gol Kai Havertz.
Kai Havertz yang berhasil keluar dari penjagaan Dan Burn, mampu mencetak gol memanfaatkan umpan lambung Jorginho di menit ke-89.
Sorotan kepada eks pemain Brighton ini pun kian tajam setelah di layar kaca nampak dirinya ternyata hanya memiliki sembilan jari di tangan kanannya.
Jumlah jari Dan Burn yang hanya sembilan itu diketahui sesaat setelah Havertz mencetak gol, di mana ia menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya.
Terlihat dalam tayangan ulang, Dan Burn ternyata hanya memiliki sembilan jari di tangannya yang memantik reaksi netizen dan banyak orang.
Lantas, apa kira-kira kisah di balik hanya ada sembilan jari saja di tangan Dan Burn itu?
Baca Juga: Enam Konsorsium Berminat Beli Chelsea dari Roman Abramovich, Ini Daftarnya
Kisah Haru di Masa Kecil
Dan Burn harus memiliki sembilan jari saja di tangan kanannya karena tingkahnya semasa masih belia, atau di usia sekitar 13 tahun.
Saat itu, Dan Burn muda seperti anak kecil biasanya yang kerap bermain dan mencoba hal-hal baru kendati cenderung ekstrem untuk anak seusianya.
Dilansir dari talkSPORT, Dan Burn yang berusia 13 tahun, pernah mencoba memanjat pagar yang runcing untuk menghabiskan waktu luang.
Kala itu, ia memanjat pagar tersebut menggunakan cincin. Tak disangka, cincin yang ia kenakan di jari manisnya itu tersangkut di pagar yang runcing.
Karena tersangkut, jari manis Dan Burn pun robek sehingga membuatnya harus kehilangan jarinya dan memiliki sembilan jari saja di tangannya.
Berita Terkait
-
Marc Cucurella ke Real Madrid: Dulu Tak Mau Tinggalkan Chelsea, Sekarang Berubah
-
Jadi Andalan Chelsea, Marc Cucurella Ungkap Alasan Gabung Real Madrid
-
Real Madrid Dikabarkan Sepakat dengan Enzo Fernandez, Siapkan Tawaran Besar ke Chelsea
-
Chelsea Makin Keropos, Enzo Fernandez Dikabarkan Sepakat Gabung Real Madrid
-
Real Madrid Jadikan Enzo Fernandez Target Utama, Chelsea Pasang Harga Selangit
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil