Suara.com - Pasca gagal membawa Persija Jakarta mencapai target musim ini yakni finis minimal tiga besar di BRI Liga 1 2021/2022, pelatih Sudirman mengisyaratkan hengkang dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
Kontrak Sudirman bersama Persija Jakarta memang cuma sampai BRI Liga 1 2021/2022 berakhir. Dia yang sebelumnya menjabat asisten pelatih, menggantikan posisi Angelo Alessio yang dipecat pada pertengahan musim.
Bersama Sudirman, Macan Kemayoran yang sempat terpuruk tak kunjung bangkit hingga BRI Liga 1 2021/2022 menyisakan satu pertandingan. Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan dipastikan gagal menembus target tig besar.
"Terus terang untuk target ke depannya saya belum tahu. Jujur saja saya belum tahu, karena kami juga tentu masih memikirkan siapa pelatih tahun depan," kata Sudirman dalam konferensi pers beberapa waktu lalu.
Sudirman juga tidak tahu siapa pelatih Persija musim depan. Ia meminta untuk bertanya kepada manajemen klub mengenai masalah ini.
"Saya tidak tahu siapa pelatihnya. Saya pikir target itu (musim depan) nantinya (dijawab) oleh pelatih yang akan menangani Persija," kata Sudirman dalam konferensi pera beberapa waktu lalu.
Sejak menggantikan Alessio, Sudirman gagal membawa perubahan berarti. Ia hanya memberikan empat kemenangan, empat kali imbang, dan lima kekalahan sekaligus menempatkan Persija di peringkat 7 klasemen dengan 45 poin.
Tentu ada kemungkinan Persija bakal melakukan perubahan besar-besaran mengingat musim ini mereka gagal, supaya tidak kembali terulang di Liga 1 2022/2023.
Baca Juga: Tekad Bhayangkara FC Menangkan Laga Pamungkas Liga 1 demi Lolos Piala AFC
Berita Terkait
-
Hitung-hitungan Persipura Jayapura Tetap Bertahan di Liga 1 Musim Depan
-
Hitung-hitungan PSS Sleman Selamat dari Jerat Degradasi
-
Laga Pamungkas Bali United Boleh Dihadiri Penonton di Stadion
-
Fokus ke Piala AFC, Persib Bandung Sudah Ikhlas Gagal Juara Liga 1
-
Persija Jakarta Imbang Lawan Bhayangkara FC, Borneo FC Kokoh di Peringkat 6 Klasemen Sementara Liga 1
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama