Suara.com - Duo pemain Timnas Belanda, Georginio Wijnaldum dan Guus Til hadir menyapa fans di Indonesia. Momentum itu terjadi dalam acara Oranje: Temu Sapa Virtual pada 22 Maret 2022.
Acara meet and greet ini merupakan kegiatan yang digelar Federasi Sepakbola Belanda (KNVB). Ini merupakan program fans engagement mereka untuk fans di Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, Wijnaldum dan Til yabg tersambung secara virtual langsung dari KNVB Campus in Zeist di Belanda - menjawab semua pertanyaan yang disampaikan para fans.
Mulai dari persiapan menjelang Piala Dunia 2022 di Qatar hingga idola pesepakbola saat masa kecil mereka.
Terkait Piala Dunia 2022, Wijnaldum menyampaikan optimismenya terhadap skuad Oranje yang selalu mendapatkan dukungan besar.
"Tentunya kami akan merayakan bersama fans dan akan menjadi perayaan yang sangat besar karena jika terwujud, akan menjadi momen pertama kali Belanda juara dunia,” kata Wijnaldum dalam rilis yang diterima Suara.com, Selasa (29/3/2022).
Sementara itu, Guus Til mengaku sangat senang dengan fans dari Indonesia. Apalagi pada pembuka meet & greet, para fans kompak menyanyikan lagu dukungan terhadap Oranje.
"Saya sudah mendengar fanatisme fans Indonesia. Saya senang bisa menyapa mereka secara langsung para fans di acara meet & greet tadi," kata Til yang kini berbaju Feyenoord.
"Ini kesempatan yang menarik, saya tahu Belanda punya hubungan kuat dengan Indonesia dan saya senang bisa berbicara langsung dengan mereka. Semoga kita bisa melakukan hal yang lebih banyak dengan fans di Indonesia," sambung Wijnaldum yang merupakan pemain Paris Saint-Germain (PSG).
Salah satu peserta Sesilia Ladjadjawa mengucapkan terima kasihnya kepada KNVB. Meskipun kegiatan tersebut dilakukan secara virtual, Sesilia mengungkapkan rasa bahagiannya karena mendapatkan kesempatan langka ini.
"Terima kasih banyak KNVB atas pengalaman yang tak terlupakan untuk bisa berinteraksi secara langsung dengan dua pemain Belanda idola Wijnaldum dan Guus Til, semoga bisa bertemu dengan Gini dan Guus di Indonesia,” ujar Sesilia
Ladjadjawa.
Berita Terkait
-
Buntut Kasus Dean James, Total 25 Pemain Asing di Belanda Ikut Terseret Skandal Paspor KNVB
-
Peran Krusial Ajax Selamatkan Maarten Paes dari Jerat Sanksi KNVB
-
Duo Ambon 'Menyala' Beda Negara: Tijjani Jadi Pahlawan Belanda, Eliano Reijnders Bantu Garuda
-
Demi Mental Pemain, Dean James Dicoret dari Skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series
-
Status WNI Nathan Tjoe-A-On Digugat, KNVB Janji Lakukan Investigasi Serius
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Obrolan Kamar Dony Tri Pamungkas dan Rizky Ridho yang Bangkitkan Semangat Juang Timnas Indonesia
-
Pep Guardiola Ingin Tinggalkan Manchester City, Klub Mulai Siapkan Skenario
-
Nicky Butt Percaya Jose Mourinho Pelatih yang Cocok untuk Tangani Manchester United
-
Pengakuan Jujur Dony Tri Pamungkas Usai Bikin Pemain Bulgaria Bertubrukan di GBK
-
Infrastruktur Terburuk di Eropa, UEFA Ancam Cabut Status Tuan Rumah Italia di Piala Eropa 2032
-
Thomas Tuchel Peringkatkan Phil Foden, Bisa Dicoret dari Skuad Piala Dunia 2026
-
Adem Ayem, Legenda Futsal Indonesia Puji Sosok Hector Souto
-
Belum Aman dari Degradasi, PSIM Yogyakarta Bidik Poin di Kandang Dewa United
-
Dony Tri Pamungkas Jawab Rumor Abroad Ke Eropa Setelah Dapat Wejangan Khusus dari Calvin Verdonk
-
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026, Gabriele Gravina Mundur dari Kursi Ketum FIGC