Bola / Bola Dunia
Rabu, 29 April 2026 | 13:34 WIB
NAC Breda ajukan banding soa kasus paspor Dean James. Hasilnya akan diumumkan pekan depan. [Instagram Dean James/Kolase Suara.com]
Baca 10 detik
  • Pengadilan Utrecht menggelar sidang banding kasus paspor bek Dean James yang melibatkan klub NAC Breda pada Selasa (28/4/2026).
  • NAC Breda menuntut pertandingan ulang melawan Go Ahead Eagles karena dugaan penggunaan pemain yang tidak memenuhi syarat sah regulasi.
  • Hakim akan mengumumkan putusan akhir kasus tersebut pada Senin (4/5/2026) setelah mempertimbangkan argumen kedua belah pihak terkait aturan KNVB.

Suara.com - Saga paspoortgate yang melibatkan bek Timnas Indonesia, Dean James kini memasuki babak krusial di meja hijau.

Sidang banding yang diajukan oleh klub NAC Breda telah digelar di pengadilan Utrecht pada Selasa (28/4/2026), di mana kedua belah pihak telah menyampaikan argumennya masing-masing.

Putusan akhir dari hakim kini menjadi hal yang paling dinantikan dan dijadwalkan akan diumumkan pada hari Senin (4/5/2026) pekan depan.

Dalam persidangan, kubu NAC Breda tetap bersikukuh pada tuntutan awal mereka yaitu pertandingan melawan Go Ahead Eagles yang berakhir dengan kekalahan telak 0-6 harus diulang.

Pengacara mereka, Tim Willems, berargumen bahwa dewan liga (KNVB) tidak mengikuti aturannya sendiri dengan menolak permintaan laga ulang.

"Jika pertandingan masih berpengaruh dalam persaingan di kompetisi, maka harus diulang sesuai peraturan. Jika interpretasi KNVB diikuti, yaitu bahwa keputusan untuk mengulang pertandingan hanya dapat dibuat setelah dinyatakan tidak sah, maka ketentuan tersebut menjadi tidak berarti. Pengulangan harus selalu dilakukan jika pertandingan masih berpengarah," kata Willems dikutip dari ESPN Nederland.

Dean James, pemain keturunan Timnas Indonesia. (Instagram/@dean11james)

"Kasus ini bukan tentang sentimen, tetapi tentang aturan sederhana. Menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat. Go Ahead telah menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat," lanjutnya.

Di sisi lain, KNVB memiliki kekhawatiran yang lebih besar. Pengacara mereka, Michiel van Dijk mengungkapkan bahwa ada setidaknya sebelas pemain lain yang terlibat dalam masalah serupa dan telah bermain dalam 133 pertandingan.

Jika tuntutan NAC Breda dikabulkan, mereka khawatir akan terjadi efek bola salju di mana klub-klub lain akan menuntut hal yang sama, yang berpotensi mengacaukan seluruh jadwal kompetisi.

Baca Juga: Rapor Pemain Abroad Timnas Indonesia: Joey Pelupessy Tatap Promosi Liga Belgia

Hakim pun sempat mengajukan pertanyaan kritis mengenai sejauh mana klub dan pemain seharusnya mengetahui konsekuensi hukum dari pergantian kewarganegaraan.

Pihak NAC Breda berpendapat bahwa sebagai entitas profesional, mereka seharusnya memahami aturan tersebut.

"Mereka bukan amatir, tetapi pihak profesional," tegas Willems.

Fakta menarik lain yang terungkap di persidangan adalah klaim NAC Breda bahwa KNVB sebenarnya sudah mengetahui adanya masalah paspor ini bahkan sebelum kasusnya meledak ke publik.

Kini semua mata tertuju pada hari Senin pekan depan untuk mengetahui putusan akhir dari hakim yang akan menentukan nasib akhir dari drama panjang ini.

Load More