- AFC menerapkan format dua fase dengan sistem promosi dan degradasi pada Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
- Sebanyak 32 tim bersaing dalam fase kualifikasi untuk memperebutkan tiket putaran final di China pada 2027.
- Indonesia berada di Pot 2 kualifikasi yang akan berlangsung di delapan negara guna menciptakan pertandingan seimbang.
Suara.com - Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) secara resmi mengumumkan sebuah perubahan format besar-besaran untuk babak Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Dengan sistem dua fase yang menerapkan mekanisme promosi dan degradasi, AFC berharap kompetisi akan berjalan lebih kompetitif.
Turnamen final sendiri dijadwalkan akan berlangsung di China pada Maret-April tahun depan.
Namun, sebelum itu, para peserta harus melalui format kualifikasi yang sama sekali baru.
Mulai edisi ini, babak kualifikasi akan dibagi menjadi dua tingkatan. Fase kualifikasi diikuti oleh 32 tim yang dibagi ke dalam delapan grup.
Delapan juara grup dan tujuh runner-up terbaik akan lolos ke putaran final, bergabung dengan tuan rumah China.
Tim-tim peringkat terbawah akan terdegradasi ke fase pengembangan. Nah, fase pengembangan diikuti oleh 12 tim yang akan bersaing untuk bisa promosi ke fase kualifikasi di edisi berikutnya.
Tujuan utama dari format baru ini adalah untuk mengurangi pertandingan dengan skor jomplang dan menciptakan laga yang lebih seimbang, terutama bagi negara-negara dengan peringkat lebih rendah.
AFC juga telah merilis pembagian pot unggulan untuk fase kualifikasi. Berdasarkan performa di edisi sebelumnya, Timnas Indonesia U-20 ditempatkan di Pot 2.
Baca Juga: Gagal Promosi Super League, Deltras FC Justru Hattrick Raih Lisensi AFC
Posisi ini membuat skuad Garuda Muda dipastikan tidak akan berada dalam satu grup dengan rival-rival kuat dari Asia Tenggara seperti Thailand dan Vietnam, yang juga berada di pot yang sama.
Selain itu, anak asuh Nova Arianto juga akan terhindar dari pertemuan dini dengan tim kuat lain seperti Qatar dan Suriah.
Meskipun demikian, tantangan berat tetap menanti. Timnas Indonesia U-20 berpotensi akan bertemu salah satu raksasa dari Pot 1 yang diisi oleh juara bertahan Australia, Arab Saudi, Korea Selatan, dan tujuh dari delapan semifinalis edisi sebelumnya.
Babak kualifikasi ini sendiri akan diselenggarakan di delapan negara berbeda, termasuk dua negara dari Asia Tenggara, yaitu Vietnam dan Thailand.
Sementara itu, fase pengembangan akan dipusatkan di Bhutan, Myanmar, dan Mongolia.
Berita Terkait
-
Membongkar Peluang Skuad Garuda di Grup F Piala Asia 2027: Ujian Mental Menuju Pentas Dunia
-
Rincian Sanksi AFC untuk Persib Bandung, Jumlahnya Sampai Miliaran Rupiah
-
Respons Persib Bandung Usai Dijatuhi Sanksi Oleh AFC
-
PSIM Yogyakarta Targetkan Lisensi AFC demi Buka Jalan Tampil di Kompetisi Asia
-
Persib Bandung Kembali Kantongi Lisensi AFC 2025/2026, 9 Tahun Berturut-turut
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Luis Enrique Bocorkan Kondisi Cedera Dembele, Absen Lawan Arsenal?
-
Eks Gelandang FC Utrecht Wanti-wanti Persib Soal Laga Pamungkas Menuju Juara, Ada Apa?
-
Tutup Laga Kandang dengan Kemenangan, Ini Ucapan Berkelas Pelatih PSIM Yogyakarta
-
Bintang Borneo FC Berharap Adanya Keajaiban Persib Tumbang di Laga Pamungkas
-
Xabi Alonso Resmi ke Chelsea, Liverpool Kini Bidik Pelatih Jenius dari Jerman
-
John Herdman Mulai Seleksi Besar-besaran, Siapa Saja Pemain Diaspora yang Masuk Radar?
-
Gagal Bawa Persija Juara, Nasib Mauricio Souza di Ujung Tanduk?
-
Persija Jakarta Pecahkan Rekor Membanggakan Meski Gagal Juara
-
Second Chance, Program Soccer Camp Pertama di Indonesia Jadi Trending Topic
-
John Herdman Akui Lebih Senang Pantau Talenta Muda, Abaikan Pemain Senior di Atas 28 Tahun