Suara.com - Pelatih Chelsea, Thomas Tuchel mengaku heran kenapa timnya bisa menelan kekalahan dari Brentford dengan skor telak 1-4 pada laga pekan ke-31 Liga Inggris di kandang sendiri di Stamford Bridge, London, Sabtu (2/4/2022) malam WIB.
Dikutip dari situs resmi klub, Minggu, Tuchel mengatakan mereka hanya kehilangan kendali selama 10 menit, namun pada akhirnya harus dihukum oleh tiga gol cepat Brentford.
"Ini sangat membuat frustrasi karena kami sempat memimpin melalui gol Toni (Rudiger) dan kami sepenuhnya memegang kendali sampai titik itu juga," terang Tuchel.
Pelatih asal Jerman itu menjelaskan, merupakan hal yang sulit untuk menciptakan peluang ketika menghadapi Brentford dan mereka berhenti bertahan ketika berhasil mencetak gol pembuka.
Menurutnya hal ini bukan sesuatu yang kerap dilakukan Chelsea dan membuat mereka 'dibunuh' dalam pertandingan ini oleh Brentford yang mampu memanfaatkan kesalahan mereka.
"Dua puluh menit terakhir pada babak pertama kami baik-baik saja dan kami memiliki awal yang bagus di babak kedua, unggul lebih dulu juga," jelas Tuchel.
"Setelah itu, saya tidak yakin apa yang terjadi tapi kami kehilangan pertandingan benar-benar dalam 10 menit. Mungkin kami berpikiran kami telah usai dan kami harus dihukum dalam 10 menit"
"Kami memiliki kesempatan untuk membalikkan. Kami memiliki gol yang dianulir dan kami memiliki banyak tendangan ke penjaga gawang. Kami memiliki banyak peluang besar melalui Kai yang tidak kami ambil dan lalu kami tahu apa yang terjadi," sambung Tuchel.
Pada pertandingan ini, Chelsea kalah 1-4 meski sempat unggul lebih dulu melalui Antonio Rudiger, sebelum akhirnya Brentford membalas berkat gol dari Vitaly Janelt (2), Christian Eriksen dan Yoane Wissa.
Baca Juga: Anthony Elanga Jadi Bahan Ejekan usai Viral Tekel Marcus Rashford yang Nyaris Cetak Gol
Hasil ini membuat Chelsea masih tertahan di peringkat tiga dengan torehan 59 poin dari 29 laga, sedangkan Brentford naik ke posisi ke-14 klasemen sementara dengan raihan 33 poin dari 31 pertandingan.
[Antara]
Berita Terkait
-
Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib
-
Beda! Datang ke Indonesia, AC Milan Minta Dapur Khusus, Chelsea Cuma Request Sandwich
-
Duel Chelsea vs AC Milan di Stadion GBK Bakal Dipenuhi Pemain Bintang
-
Dibuang Xabi Alonso, Alejandro Garnacho Resmi Dipinjamkan Chelsea ke Aston Villa
-
Chelsea Tikung Arsenal, Rekrut Morgan Rogers dengan Harga Fantastis!
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo