Suara.com - Legenda Benfica yang juga eks winger Timnas Portugal, Simao Sabrosa buka-bukaan jika dirinya hampir saja gabung Liverpool pada 2005 silam. Simao sudah sedemikian dekat dengan The Reds, hanya saja transfernya pada akhirnya diblok Presiden Benfica kala itu.
Hal ini diungkapkan Simao jelang bertemunya Benfica dan Liverpool di Liga Champions.
Dalam laga leg pertama perempatfinal Liga Champions yang akan dihelat Rabu (6/4/2022) dini hari WIB nanti, Liverpool akan melawat ke markas tim raksasa Portugal itu di Estadio da Luz, Lisbon.
"Musim panas 2005, pesawat sudah disiapkan untuk saya agar terbang ke Inggris. Tapi saya tak pernah sampai di mendarat di Liverpool," ungkap Simao seperti dilansir Liverpool Echo, Selasa (5/4/2022).
"Semuanya yang saya pikirkan, jujur saja, adalah soal gabung Liverpool. Pelatih Portugal kala itu, Luiz Felipe Scolari juga telah mengizinkan saya pergi. Saat itu saya memang sedang bersama Timnas Portugal," sambung pemilik 85 caps bersama Portugal itu.
"Namun setelah saya kembali ke Benfica untuk menyelesaikan semuanya, presiden saat itu berkata bahwa tak mungkin klub mengizinkan saya pergi. Saya tidak mendapat izin untuk naik pesawat ke Liverpool, jadi saya bertahan di Benfica.
"Saya sudah sangat dekat berkostum Liverpool," tandasnya.
Setelah gantung sepatu sebagai pemain pada 2015 lalu, Simao sendiri kini menjabat sebagai salah satu director di Benfica.
Baca Juga: Prediksi Benfica vs Liverpool di Liga Champions Malam Ini: Head to Head, Skor, Susunan Pemain
Berita Terkait
-
Victor Munoz, Rekrutan Baru Liverpool Jebolan Akademi Barcelona dan Real Madrid
-
Carlos Franca Resmi Tinggalkan Persijap, Gabung Klub Peserta Kualifikasi Liga Champions
-
Kucurkan Dana Rp817 Miliar, Liverpool Resmi Gaet Striker Muda Osasuna
-
Liverpool Berhasil Tikung Newcastle dalam Perburuan Victor Munoz
-
Tampil Memukau Lawan Timnas Brasil, Liverpool Buru Tanda-tangan Ayyoub Bouaddi?
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026
-
Fakta Menarik Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026, Blue Wave Redam 28 Tembakan
-
Piala Dunia 2026: Kata-kata Brian Brobbey, Bantu Tambah Penderitaan Swedia
-
Piala Dunia 2026: Kisah Deniz Undav, dari Operator Mesin Laser Jadi Supersub Jerman
-
Susunan Pemain Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026, Panggung Pembuktian Ao Tanaka
-
Rumor Michael Olise ke Santiago Bernabeu Langsung Dipatahkan, Ini Buktinya
-
Graham Potter Bongkar Kelemahan Swedia Usai Dihancurkan Belanda di Piala Dunia 2026
-
4 Fakta Menarik Belanda Bantai Swedia di Piala Dunia 2026, Duet Maut Brobbey dan Gakpo