Suara.com - Pelatih tim nasional U-19 Indonesia Shin Tae-yong menilai performa skuadnya terus membaik setelah seri 2-2 melawan Gimcheon Sangmu FC dalam laga persahabatan persiapan Piala Dunia U-20 2023 di Daegu, Korea Selatan, Selasa (5/4/2022).
“Performa para pemain sangat baik dan terus membaik. Ini berkat kerja keras semua pemain,” kata Shin seperti dikutip Antara dari laman PSSI di Jakarta, Selasa.
Bahkan, menurut pelatih asal Korea Selatan ini, pemain-pemainnya bisa saja menundukkan Gimcheon Sangmu. Timnas U-19 dua kali mengungguli lawan dan memiliki beberapa peluang yang menurut Shin bisa dimaksimalkan menjadi gol.
Subhan Fajri membuat gol pertama timnas U-19 yang disamakan oleh lawan. Kemudian Muhammad Rafli Asrul melesakkan gol kedua untuk membawa Indonesia memimpin 2-1.
Sayang Garuda Nusantara kebobolan pada menit ke-87 hingga laga tuntas dengan skor 2-2.
“Kami tidak memprediksikan gol kedua itu. Seharusnya pemain bisa meningkatkan tempo permain lebih cepat. Ini harus diperbaiki,” kata Shin.
Pelatih timnas Korea Selatan dalam Piala Dunia 2018 itu menganggap gol Gimcheon Sangmu tercipta lantaran fisik pemainya menurun.
“Jadi otomatis fokus pemain juga tidak maksimal. Ini akan dievaluasi. Kami selalu mempersiapkan tim dengan lebih baik setiap uji coba,” kata Shin.
Termasuk melawan Gimcheon Sangmu, timnas U-19 sudah menjalani lima laga uji coba dengan hasil sekali menang, sekali seri dan tiga kali kalah.
Baca Juga: Hasil Piala AFF Futsal 2022: Imbang 2-2, Timnas Indonesia Berbagi Angka dengan Thailand
Mereka takluk 1-5 kepada Universitas Yeungnam dan dua kali kalah melawan timnas Korea Selatan (0-7, 1-5), tapi menang 2-1 atas Universitas Daegu, dan kemudian imbang menghadapi Gimcheon Sangmu.
Selanjutnya, timnas U-19 menghadapi Pohang pada Rabu (6/4/2022) dan Daegu FC pada Kamis (7/4/2022) di Daegu, Korea Selatan.
Berita Terkait
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!
-
Tertampar Fakta! Maarten Paes Miris Lihat Realita Sepak Bola Akar Rumput Indonesia
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Pelatih Baru Segera Datang, Kolumnis Belanda Sarankan Ajax Coret Maarten Paes
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!