Suara.com - Duo pemain Indonesia, Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman tampil sebagai starter ketika FK Senica menghadapi Spartak Trnava dalam leg pertama semifinal Piala Slovakia, Kamis (7/4/2022).
Sayangnya, kehadiran Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman dalam susunan pemain tak mampu membantu FK Senica meraih kemenangan. Mereka justru kalah telak 0-3 dari Spartak Trnava selaku tuan rumah.
FK Senica menatap pertandingan ini dengan banyak masalah, khususnya perihak krisis finansial yang membuat tim kesulitan membayar seluruh gaji pemain.
Meski demikian, pertandingan tetap berlangsung meski sempat muncul rumor bahwa para pemain FK Senica bakal mogok main karena masalah tunggakan gaji tersebut.
Egy Maulana Vikri dan Witan Sulaeman tampil sebagai double 'nomor 10' dalam formasi 3-4-2-1 guna menopang penyerang tunggal FK Senica, Giannis Niarchos.
Di babak pertama, FK Senica tertinggal 0-1 dari tuan rumah sehingga pelatih Pavel Sustr melakukan pergantian pemain dengan menarik Egy Maulana Vikri yang dianggap tak banyak berkontribusi.
Egy ditarik keluar saat jeda babak pertama untuk digantikan Abodulaye Ouattara dengan harapan FK Senica bisa tampil lebih tajam.
FK Senica pada akhirnya kebobolan dua gol tambahan di babak kedua. Witan Sulaeman bermain cukup baik sebelum digantikan Robert Kudlac pada menit ke-85.
Baca Juga: FK Senica Sedang di Masa Sulit, Egy Maulana Vikri Beri Respons Berkelas
Berita Terkait
-
Unggah Ini di Instagram, David Balda Kembali Tebar Kode Merapat ke Indonesia
-
FK Senica Tumbang tapi Witan Sulaeman Cetak Gol, Sang Pelatih Beri Apresiasi
-
Momen Gol Witan Sulaeman di FK Senica, Lihai Cari Ruang hingga Tak Terkawal
-
Situs Resmi FK Senica Ditutup, Gara-gara Belum Bayar
-
Momen Gol Witan Sulaeman yang Jadi Penentu Kemenangan, FK Senica ke Semifinal Piala Slovakia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey