Suara.com - Pelatih timnas Belanda, Louis van Gaal mengatakan bahwa pengobatan radiasi yang dia jalani untuk menyembuhkan penyakit kanker prostat yang dideritanya telah berhasil.
Louis van Gaal yang kini berusia 70 tahun sebelumnya mengungkapkan bahwa dia telah berjuang melawan penyakit kanker prostat ketika berbicara di sebuah acara televisi Belanda pada 3 April lalu.
Mantan pelatih Manchester United itu mengatakan bahwa dia akan mundur dari masa jabatan ketiganya bersama tim nasional setelah Piala Dunia 2022. Van Gaal sebelumnya mengelola Ajax, Barcelona, dan Bayern Munich dalam karir yang cemerlang.
Berbicara kepada ANP, Van Gaal menyampaikan kabar baik. Setelah puluhan kali menjalani perawatan radiasi, dia mendapat kabar bahwa metode itu berhasil.
“Saya telah melalui semuanya. Saya menjalani 25 perawatan radiasi. Kemudian saya harus menunggu lima atau enam bulan untuk melihat apakah itu berhasil. [Dan sekarang] Itu berhasil," kata Van Gaal.
Van Gaal sebelumnya mengungkapkan bahwa dia tidak mengungkapkan penyakitnya kepada para pemain karena tak ingin konsentrasi Virgil van Dijk dan kawan-kawan terpecah.
“Saya tidak ingin menceritakannya kepada para pemain saya karena itu dapat mempengaruhi penampilan mereka," ujar Van Gaal di acara televisi Humberto.
“Dalam setiap periode selama saya sebagai manajer tim nasional, saya harus pergi di malam hari untuk pergi ke rumah sakit tanpa diketahui oleh para pemain sampai sekarang. Saat berpikir aku sehat, tapi... ternyata tidak.”
Istri pertama Van Gaal, Fernanda Obbes, meninggal karena kanker hati dan pankreas pada tahun 1994. Setahun setelahnya, Van Gaal memenangkan Liga Champions pertamanya dengan tim legendaris Ajax-nya.
Baca Juga: 6 Timnas Termahal di Piala Dunia 2022, Inggris Teratas
“Saya telah melalui banyak penyakit, termasuk dengan istri saya sendiri,” tambahnya. “Jadi itu hanya bagian dari kehidupan.
“(Saya) sebagai manusia mungkin menjadi lebih kaya karena semua pengalaman itu.”
Bulan lalu, timnas Belanda dipastikan tergabung bersama tuan rumah Qatar, Senegal, dan Ekuador dalam Grup A Piala Dunia 2022.
Berita Terkait
-
Perjuangan Berat Louis van Gaal Hadapi Kanker Prostat
-
Idap Kanker Prostat, Louis van Gaal: Saya Sudah Melewati Segalanya
-
5 Top Bola Sepekan: Lee Woon-jae, Kiper Legendaris Korea Selatan yang Putuskan Mualaf
-
Legenda Belanda Marco van Basten Menyayangkan Erik ten Hag Mendekat ke Manchester United
-
FIFA Siapkan Wacana Pertandingan Berdurasi 100 Menit di Piala Dunia 2022
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
Terkini
-
Pastikan Hadir di Piala Dunia 2026, Iran Kirim Ultimatum ke AS: Jangan Hina IRGC!
-
Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bung Ferry: Mauricio Souza Kecewa Berat
-
Persija Kembali Gagal Jadi Tuan Rumah vs Persib Bandung di Jakarta, Panpel Soroti Jadwal
-
Eduardo Camavinga Terancam Absen Bela Prancis di Piala Dunia 2026 Akibat Performa Buruk di Madrid
-
Beban Berat Mohamed Salah Memutus Rekor Buruk Tanpa Kemenangan Mesir di Piala Dunia
-
Blak-blakan Casemiro soal Nasib Neymar di Piala Dunia 2026
-
Profil Timnas Haiti: Kuda Hitam Karibia yang Kembali ke Piala Dunia Setelah Penantian 52 Tahun
-
Lamine Yamal Mulai Latihan Pemulihan Cedera Demi Membela Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026
-
Kondisi Kylian Mbappe Jelang El Clasico Bikin Khawatir Real Madrid di Tengah Isu Keretakan Tim
-
Tayo Adaramola Dapat Panggilan Perdana Timnas Republik Irlandia