Bola / Bola Indonesia
Rabu, 06 Mei 2026 | 16:41 WIB
Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza. [Dok. Persija]
Baca 10 detik
  • Persija Jakarta akan menjamu Persib Bandung di Stadion Segiri pada 10 Mei 2026 pukul 15.30 WIB.
  • Pemindahan lokasi pertandingan terjadi karena Persija tidak memperoleh izin keamanan dari pihak kepolisian di Jakarta.
  • Manajemen Persija berharap dukungan suporter tetap terjaga demi meraih hasil maksimal dalam laga krusial tersebut.

Suara.com - Laga panas antara Persija Jakarta kontra Persib Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025/2026 dipastikan tidak berlangsung di Jakarta.

Duel sarat gengsi tersebut resmi dipindahkan ke Stadion Segiri, Minggu (10/5/2026) pukul 15.30 WIB.

Keputusan memindahkan venue pertandingan diambil setelah Persija tidak mendapatkan rekomendasi keamanan dari pihak kepolisian untuk menggelar laga di ibu kota. 

Dari sisi aparat keamanan, Jakarta pada Mei 2026 dinilai sedang dipenuhi berbagai agenda besar dan aktivitas massa sehingga berpotensi menyulitkan pengamanan pertandingan berisiko tinggi.

Pemilihan Stadion Segiri sebagai markas sementara Macan Kemayoran merupakan hasil koordinasi antara manajemen Persija, I.League, kepolisian, hingga pengelola stadion. 

Foto udara Stadion Segiri Samarinda. [Presisi.co]

Stadion tersebut dianggap memenuhi seluruh aspek penyelenggaraan pertandingan, mulai dari faktor keamanan, kesiapan teknis, hingga kemungkinan kehadiran penonton di tribun.

Padahal, Panitia Pelaksana Persija mengaku sudah melakukan berbagai persiapan demi memastikan pertandingan berjalan aman dan nyaman, termasuk membangun komunikasi intensif dengan kelompok suporter Jakmania sepanjang musim ini.

“Padahal kami sudah berupaya, bekerja sama dengan Jakmania, berupaya untuk menunjukkan bahwa perilaku suporter kami sudah bagus. Boleh dibilang selama musim ini tidak ada kejadian apa pun yang berarti sehingga membuat PSSI ataupun I.League khawatir dengan kondisi ini," kata Ferry Indrasjarief di laman resmi klub.

"Jelas sebuah kerugian. Pertama kerugian finansial, karena kami tidak bisa menyelenggarakan pertandingan di kandang sendiri. Tapi yang paling penting adalah kerugian suporter kami. Ketika saya komunikasi dengan Mauricio Souza (pelatih), pelatih pun sama."

Baca Juga: Persija Jakarta Dihantam Sanksi Jelang Hadapi Persib Bandung

"Dia kecewa tidak bisa main di rumah, kecewa tidak bisa main di depan pendukung sendiri. Tapi mau bagaimana lagi kalau pihak keamanan memang tidak memberikan izin," ucap sosok yang akrab disapa Bung Ferry itu.

Meski harus menjalani laga kandang di luar Jakarta, Persija tetap percaya dukungan Jakmania akan tetap terasa kuat di Samarinda. 

Kehadiran penonton di Stadion Segiri menjadi suntikan semangat tersendiri bagi skuad Macan Kemayoran yang tengah memburu hasil maksimal dalam laga krusial kontra rival abadinya.

Manajemen Persija juga mengingatkan seluruh suporter untuk menjaga ketertiban serta menjunjung tinggi sportivitas sebelum, saat, dan setelah pertandingan berlangsung. 

Atmosfer rivalitas panas diharapkan tetap berjalan positif demi menjaga citra sepak bola Indonesia.

"Jadi main di mana pun, Persija akan siap. Bukan cuma soal rivalitas, tapi bagaimana mengembalikan kebahagiaannya Jakmania. Itu dari pelatih kami,” pungkasnya.

Load More