Suara.com - Pelatih Ansan Greeners, Cho Min-kook kegirangan saat Asnawi Mangkualam tidak terasa kekalahan usai bermain 90 menit dalam lanjutan K Leauge 2 melawan Gimpo Citizen, Sabtu (16/4/2022) lalu.
Ansan Greeners bertandang ke markas Gimpo Citizen dengan tujuan untuk meraih kemenangan perdana di K League 2. Dalam laga itu, Asnawi Mangkualam juga diturunkan sebagai pemain starter.
Pemain timnas Indonesia ini dipercaya sebagai wing back kanan dalam formasi 3-4-3. Strategi ini pun sukses karena Ansan Greeners mencetak gol lebih dulu dari Bo-Seob Kim pada menit ke-20.
Sayangnya tim tuan rumah Gimpo Citizen mampu menyamakan kedudukan lewat Min-Ho Yun jelang berakhirnya babak pertama. Namun, skor 1-1 itu bertahan hingga akhir pertandingan.
Asnawi Mangkualam sendiri tampil menjadi sorotan. Sebab, eks PSM Makassar ini bermain starter hingga 90 menit di lapangan.
Tentu catatan ini sangat menjanjikan karena pemain berusia 22 tahun ini sebelumnya lebih banyak duduk di bangku cadangan. Kini Asnawi bisa bermain penuh karena pernapasannya sudah normal.
Hal itu kemudian pelatih Cho Min-kook girang dengan Asnawi yang kembali bisa bermain dalam waktu 90 menit tanpa terlihat sangat kelelahan dengan napasnya.
"Sangat menggembirakan bahwa itu berlangsung 90 menit. Itu adalah penampilan bagus dengan ledakan napas," ucap pelatih Ansan Greeners dikutip dari STN Sports pada senin (18/4/2022).
Kendati begitu, Cho Min-kook tetap memberikan kritikan terhadap Asnawi. Wakil kapten timnas Indonesia di Piala AFF ini disebut umpan silangnya sedikit mengecawakan, tapi semuanya masih terbilang oke.
Baca Juga: TC di Korea Selatan, Timnas Indonesia U-23 Sambangi SD Shin Tae-yong
Sayangnya penampilan apik Asnawi yang mampu membuat pelatihnya girang ini malah berakhir antiklimaks karena Ansan Greeners gagal meraih kemenangan.
Kini Ansan Greeners naik satu peringkat walau meraih hasil imbang dengan koleksi enam poin dari 10 pertandingan. Mereka menggeser Busan IPark yang kini berada di dasar klasemen sementara K League 2 dengan jarak satu poin.
Berita Terkait
-
Pelatih Ansan Greeners Curhat soal Alasannya Jarang Mainkan Asnawi Mangkualam
-
Pelatih Ansan Greeners Bongkar Percakapannya dengan Shin Tae-yong soal Asnawi Mangkualam
-
Ansan Greeners Kalah Lagi, Asnawi Mangkualam Main sebagai Pemain Pengganti
-
Shin Tae-yong Minta Asnawi Mangkualam Tetap Pede Meski Sering Diparkir Ansan Greeners
-
Putra Shin Tae-yong Ungkap Sosok yang Membuatnya Iri, Bukan Asnawi Mangkualam
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
7 Cara Melakukan Double Cleansing yang Benar untuk Kulit Sehat Bercahaya
-
Fenomena 'Lebih Galak yang Ngutang': Saat Niat Baik Berujung Sakit Hati
-
Bawa Bantuan Miliaran Rupiah ke Korban Gempa NTT, Dedi Mulyadi: Ditengok Saja Sudah Bahagia
-
Jejak Trauma Daycare Little Aresha: Membongkar Kekerasan yang Sistematis
-
Gubernur Khofifah Terima Penghargaan Jasa Bakti Koperasi Nayaka Mahambara dari Menteri Koperasi
-
Flores Kembali Diguncang Gempa M 5,1, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami
-
Jaga Marwah Organisasi, Para Ulama Haramkan Serangan Fajar di Muktamar NU Ke-35
-
Mengenal BEM: Mengapa Kampus Punya Pemerintahan Sendiri?
-
Tegang Maksimal! Potret Kelam Remaja Kaya Los Angeles Era 80-an dalam Serial The Shards
-
Mengakhiri Ego Sektoral: Megaproyek Waterfront City 27 KM Ubah Wajah Pesisir Jadi Mesin Ekonomi