Suara.com - Timnas Indonesia U-23 sedang menjalani pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan. Namun, rencana Shin Tae-yong tak semuanya bisa berjalan dan Garuda Muda disebut alami kerugian tak terduga.
Timnas Indonesia U-23 rencananya akan menjalani TC agak lama di Korea Selatan sebelum berangkat ke ajang SEA Games 2021. Sayangnya rencana itu tak berjalan mulus.
Pasalnya skuad Garuda Muda terkendala visa. Alhasil kedatangan Marc Klok dkk di Negeri Gingsen ini telat dari pada perkiraan.
Imbasnya ada kerugian tak terduga yang harus ditanggung oleh timnas Indonesia U-23. Kerugian itu adalah jumlah laga uji coba yang akan dijajal oleh Shin Tae-yong untuk melihat performa anak asuhnya.
"Alih-alih bertanding dengan empat klub di Korea Selatan, timnas Indonesia hanya bisa memainkan paling banyak 2 pertandingan persahabatan," tulis laporan The Thao247 dinukil pada Selasa (19/4/2022).
Menanggapi hal tersebut, Shin Tae-yong juga sebelumnya telah curhat. Ia menyayangkan keterlambatan prosedur visa untuk timnas Indonesia U-23.
"Awalnya tim saya berencana mengadaka 4 laga persahabatan untuk menguji pemain dan gaya bermain. Tapi karena prosedur visa yang terlambat, seuruh tim akan bermain 2 pertandingan," ucap Shin Tae-yong.
Nah, dua lawan timnas Indonesia U-23 di Korea Selatan itu nantiny adalah Pohang Steelers pada 23 April. Kemudian skuad Garuda Muda akan menghadao Daejon Hana Citizen 26 April.
Setelah itu, baru anak asuh Shin Tae-yon bakal terbang ke Vietnam untuk ikut serta di SEA Games 2021.
Baca Juga: Resmi Bertahan di PSM Makassar, Wiljan Pluim Jadi Pemain Asing Paling Betah di Liga 1
Adapun timnas Indonesia U-23 tergabung di Grup A SEA Games 2021 bersama Vietnam, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste. Di grup lain ada Thailand, Malaysia, Kamboja, Singapura, serta Laos.
Tag
Berita Terkait
-
5 Alasan Timnas Indonesia U-23 Bisa Raih Emas SEA Games 2021
-
Segrup dengan Indonesia, Myanmar U-23 Gelar TC di Luar Negeri untuk Persiapan SEA Games 2021
-
PSSI Pastikan Egy, Witan Sulaeman dan Asnawi Mangkualam Gabung Timnas Indonesia U-23
-
5 Hits Bola: 3 Pemain Manchester United yang Jadi Korban Tingkah Konyol Harry Maguire
-
Cuaca Dingin di Korea Selatan Buat Pemain Timnas Indonesia U-23 Ini Perlu Adaptasi Lagi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan