Suara.com - Manajemen Persebaya Surabaya memberikan kontrak panjang kepada sederet pemain mudanya. Durasi kontrak mencapai empat tahun.
Manajer Persebaya, Yahya Alkatiri, mengungkapkan pihaknya menerapkan kontrak jangka panjang untuk mengikat para pemain muda, baik dari bibit internal maupun jebolan EPA.
Langkah ini diterapkan dengan tujuan para pemain dapat mengembangkan bakat dan menambah jam terbang.
Yahya mengungkapkan ada sekira 15 pemain muda yang diikat dengan kontrak jangka panjang. Salah satunya adalah adalah Marcelino Ferdinan.
"Banyak pemain yang kontrak empat tahun, ada 15 orang termasuk tiga orang yang baru ini nanti akan kita kasih kontrak panjang," ungkap Yahya seperti dimuat BeritaJatim --jaringan Suara.com, Selasa (19/4/2022).
Ditanya akan karier di luar Persebaya, pihak manajemen memiliki aturan tersendiri untuk para pemain mudanya. Manajemen, kata Yahya, akan membolehkan dan mendukung para pemain berkarier di luar negeri.
Skemanya dalam kontrak empat tahun, sementara di tahun kedua mereka memilih berkarier di luar negeri, maka manajemen akan melepas para pemain. Tetapi jika kurang dari dua tahun akan pindah tim, Persebaya tidak mengizinkan.
“Ya salah satunya Marcelino itu. Semua pemain kita kalau main di lokal kita nggak kasih, kalau main di luar negeri baru kita kasih, ini untuk pemain yang kontrak panjang. Jadi, ada sistem nanti kita bisa mundurkan seperti kalau kontrak dia kurang dua tahun dia datang ke Indonesia, dua tahun dia harus main di Persebaya lagi jadi nggak perlu fee transfer," jelas Yahya.
Ada beberapa nama pemain muda Persebaya yang kini masih berstatus kontrak panjang seperti Rizky Ridho, Marcelino, Andika Ramadhani, Akbar Firmansyah, Koko Ari, Ernando Ari, dan tiga pemain baru yang akan masuk musim ini.
Baca Juga: PSSI Konfirmasi Kick-off Musim Baru Liga 1 pada 27 Juli
Berita Terkait
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
Dari Rival Jadi Ikon: Jejak Tajam Pemain 'Pengkhianat' di Persib dan Persebaya
-
Deretan Skor Terbesar Persib vs Persebaya: 8 Tahun Lalu di Wayan Dipta Bajul Ijo Gilas Maung
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Persib Bandung vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?
-
Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta
-
Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan