Suara.com - Kiper Osasuna, Sergio Herrera menjadi perbincangan usai menampilkan aksi heroik dengan menepis dua tendangan penalti bomber ganas Real Madrid, Karim Benzema.
Pekan ke-33 La Liga Spanyol 2021-2022 menghadirkan laga menarik antara Osasuna melawan pemuncak klasemen sementara, Real Madrid, Kamis (21/4).
Dalam duel yang berlangsung di Stadion El Sadar itu, Real Madrid mampu mengantongi poin maksimal dengan kemenangan 3-1 atas Osasuna.
Tanda-tanda kemenangan Real Madrid ini sudah terlihat di awal laga, usai David Alaba mampu mencetak gol di menit ke-12 memanfaatkan bola muntah di depan gawang.
Keunggulan ini nyatanya tak bertahan lama. Semenit berselang Osasuna mampu menyamakan kedudukan lewat Ante Budimir, memanfaatkan assist Chimy Avila.
Osasuna sendiri sempat unggul atas Real Madrid di menit ke-33. Namun gol yang dicetak Budimir dianulir karena offside.
Sesaat jelang turun minum, Real Madrid mampu unggul 2-1 lewat gol Marco Asensio yang memanfaatkan bola muntah hasil sepakan Dani Ceballos.
Keunggulan Real Madrid makin bertambah di akhir babak kedua usai Lucas Vazquez mencetak gol di masa Injury Time memanfaatkan assist Vinicius Jr, sehingga laga berkesudahan 3-1 untuk El Real.
Dalam laga ini, Real Madrid bisa saja pulang dengan kemenangan 5-1, andai dua penalti Karim Benzema tidak ditepis oleh kiper Osasuna, Sergio Herrera.
Baca Juga: 3 Klub Ini Jadi Lumbung Gol Karim Benzema, Ada Athletic Bilbao
Aksi Heroik Sergio Herrera
Bukan rahasia lagi bahwa menepis dua penalti dalam satu laga bukanlah perkara mudah. Namun, Sergio Herrera mampu membuktikan bahwa dirinya bisa melakukannya di laga Osasuna vs Real Madrid.
Penalti yang ditepis pun bukanlah sembarang penalti. Pasalnya, penalti yang ia gagalkan adalah penalti yang dieksekusi oleh penyerang terbaik saat ini, Karim Benzema.
Kiper berusia 28 tahun itu mampu menepis dua tendangan penalti Benzema dalam jangka waktu tujuh menit saja!
Penalti pertama terjadi di menit ke-51, usai Chimy Avila kedapatan melakukan Handball di kotak penalti Osasuna.
Benzema pun maju menjadi eksekutor dan menendang bola ke pojok kiri bawah gawang mampu ditepis oleh Herrera.
Berita Terkait
-
Seru! Fabrizio Romano vs Florian Plettenberg Saling Serang Gegara Yan Diomande
-
Vinicius Junior Prioritaskan Bertahan di Real Madrid, Arsenal Terancam Gagal?
-
Manchester United Dekati Tchouameni, Madrid Siap Jual 68 Juta Poundsterling
-
Jose Mourinho Dikabarkan Ngamuk Usai Aurelien Tchouameni Menuju Manchester United
-
Performa Bellingham Bikin Supoter Timnas Inggris Geleng-geleng: Sukar Dipercaya!
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung