Bola / liga-inggris
Arief Apriadi
Bek Arsenal Nuno Tavares (tengah) bersaing dengan bek Manchester United Diogo Dalot (kanan) selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara Manchester United dan Arsenal di Old Trafford, Manchester, Inggris, pada (2/12/2021). [OLI SCARFF / AFP]

Suara.com - Duel Arsenal vs Manchester United akan menjadi pembuka rangkaian pertandingan pekan ke-34 Liga Inggris 2021/2022. Laga tersebut akan berlangsung di stadion Emirates, London, pada Sabtu (23/4/2022).

Ini akan menjadi pertandingan penting bagi kedua tim. pasalnya, baik Arsenal dan Manchester United masih sama-sama berjuang dan berpeluang finis empat besar.

Arsenal selaku tuan rumah untuk sementara menduduki posisi lima klasemen dengan koleksi 57 poin dari 23 pertandingan. Mereka hanya kalah selisih gol dari Tottenham Hotspur di posisi keempat.

Sementara Manchester United menguntit Arsenal di posisi enam klasemen. Setan Merah terpaut tiga poin dari The Gunners tetapi sudah tampil 33 kali.

Baca Juga: Profil Erik ten Hag, Pelatih Anyar Manchester United

Sengitnya persaingan perebutan empat besar membuat Arsenal dan Manchester United dipastikan tak mau terpeleset di laga ini. Pasalnya, West Ham (52) di posisi ketujuh siap memanfaatkan peluang guna merangsek ke zona Liga Champions.

Arsenal dan Manchester United menatap laga ini dengan masalah yang sama. Keduanya kesulitan untuk menemukan konsistensi.

Merujuk 10 laga terakhir di semua kompetisi, Arsenal bisa dibilang memiliki hasil yang lebih baik dari Manchester United.

Tim asuhan Mikel Arteta memang sempat kalah tiga kali beruntun sebelum bangkit dengan menghajar rival sekota mereka, Chelsea di Liga Inggris pada Kamis (21/4/2022) lalu.

Namun sebelum itu, Arsenal tercatat hanya kalah sekali dalam enam pertandingan sebelumnya. Bahkan jika mundur kebelakang, The Gunners sempat meraih enam kemenangan beruntun di liga.

Baca Juga: Momen Laga Burnley vs Southampton Dijeda Sejenak Agar 2 Pemain Berbuka Puasa

Sementara Manchester United terlihat benar-benar kesulitan menemukan performa terbaik musim ini, terutama sejak kursi pelatih diduduki Ralf Rangnick yang menjadi manajer sementara setelah Ole Gunnar Solskjaer dipecat.

Komentar

terkini