Suara.com - Timnas Indonesia U-23 dipastikan bisa diperkuat oleh salah satu winger muda bertalenta, Saddil Ramdani. Dia sudah diizinkan oleh klubnya, Sabah FC, untuk membela Indonesia di SEA Games 2021.
Kepastian Sabah FC melepas Saddil Ramdani ke Timnas Indonesia U-23 muncul setelah PSSI mengirim surat ke Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dengan tembusan ke Sabah FC.
Hal itu dilakukan karena di Liga Super Malaysia ada jeda kompetisi sehingga memungkinkan untuk membawa Saddil ke Vietnam.
Namun, keberadaan Saddil di Timnas Indonesia U-23 ada jedanya. Sang pemain harus kembali ke Kinabalu, Sabah, tanggal 10 Mei karena tim itu akan bermain di FA Cup dan Liga Super Malaysia melawan Penang FC pada 17 Mei.
Setelah itu, Sabah FC akan kembali melepas Saddil mulai 18 Mei hingga 15 Juni. Artinya Saddil akan melewati laga fase Grup A melawan Timor Leste (10/5), Filipina (13/5), dam Myanmar (15/5).
Andai tim Indonesia U-23 masuk semifinal, Saddil bisa kembali lagi membela tim. Sebab babak semifinal akan digelar pada Kamis 19 Mei. Kemudian perebutan medali emas, perak, dan perunggu akan digelar pada Minggu 22 Mei.
Dengan hadirnya Saddil Ramdani, opsi Shin Tae-yong di sektor winger pun kini bertambah. Siapa saja winger yang bisa bermain di Timnas Indonesia U-23 selain Saddil untuk SEA Games 2021 nanti?
Pemain berusia 20 tahun ini bisa menjadi opsi yang digunakan Shin untuk bermain di sektor sayap. Witan bisa bermain di sisi sebelah kanan atau kiri.
Baca Juga: 5 Hits Bola: Unai Emery Janji akan Bikin Liverpool Menderita di Kandang Villarreal
Tak cuma itu, Witan yang punya kemampuan olah bola mumpuni, juga bisa ditempatkan sebagai gelandang serang di belakang penyerang.
Pemain milik FK Senica ini memang masih belum bisa bergabung dengan Timnas Indonesia U-23 karena masih harus melakoni pertandingan di Liga Slovakia.
Nantinya jika bergabung, Egy bisa menjadi andalan Shin Tae-yong untuk menyisir sektor sayap. Pengalaman Egy yang turut membawa medali perak di SEA Games 2019 silam, bisa menjadi modal positif buat Indonesia.
Egy juga bisa ditempatkan di belakang penyerang karena punya kemampuan olah bola yang mumpuni dan ketajamannya di depan gawang.
3. Irfan Jaya
Tag
Berita Terkait
-
Bawa Garnacho dan Abraham, Aston Villa Siap Uji Mental Indonesia All Stars
-
3 Sosok di Persija yang Bikin Pratama Arhan Yakin Cepat Nyetel Bareng Macan Kemayoran
-
Witan Sulaeman Bikin Kejutan! Tolak Hengkang, Pilih Setia di Persija, Ini Alasannya
-
Witan Sulaeman Bertahan di Persija hingga 2029, Punya Misi yang Belum Tuntas Bersama Macan Kemayoran
-
Witan Sulaeman Tak Sabar Dilatih Shin Tae-yong, Bertekad Akhiri Puasa Gelar Persija
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien