Suara.com - Bek Dedy Gusmawan mengatakan sosok Ansyari Lubis yang berada di jajaran pelatih PSS Sleman menjadi salah satu alasan untuk dirinya bergabung bersama Skuad Super Elang Jawa untuk mengarungi Liga 1 Indonesia musim depan.
Dikutip Antara dari situs resmi klub, Sabtu (30/4/2022), Dedy mengatakan Ansyari Lubis merupakan sosok yang ia idolakan sehingga menjadi salah satu alasannya bergabung dengan PSS Sleman.
"Menurut saya beliau adalah pemain yang luar biasa dan saat ini belum ada pemain di timnas yang mampu menggantikan peran beliau dahulu ketika bermain," ungkap Dedy.
Selain itu, Dedy juga menjelaskan dirinya pernah bermain bersama Ansyari Lubis di PSDS Deli Serdang saat ia baru memulai kariernya sebagai pesepak bola.
Dedy juga mengatakan, ketika masih berada dalam satu tim, Ansyari Lubis kerap memberikan bimbingan kepada pemain muda dan hal tersebut saat ini akan coba ia lakukan di dalam tubuh tim PSS Sleman.
Dedy menjelaskan, sebagai pemain senior, ia siap untuk berbagi ilmu dan pengalaman kepada juniornya di PSS Sleman dan berharap hal itu bisa menjadi modal penting pada kompetisi mendatang.
"Dulu ia (Ansyari Lubis) juga sering memberikan bimbingan ketika saya masih muda. Namun sekarang sebagai pemain senior, saya rasa masih butuh bimbingan dari beliau agar bisa bermain lebih baik lagi," jelas Dedy.
"Namun hal tersebut tergantung dari para pemain mudanya sendiri. Jika mereka ada komunikasi, saya siap berbagi pengalaman kepada mereka. Hal ini sangat menyenangkan karena tidak ada yang merasa menggurui dan digurui," sambungnya.
Sebelum bergabung dengan PSS, Dedy Gusmawan pada Liga 1 Indonesia musim lalu bermain untuk Persita Tangerang dan mencatatkan 15 penampilan serta 1.253 menit bermain.
Baca Juga: Alfredo Vera Ingin Boyong Sejumlah Pemain Persipura ke Persita, Salah Satunya Ricky Kayame
Pemain berusia 36 tahun itu tercatat mengawali kariernya sebagai pesepak bola profesional bersama PSDS dan selanjutnya sempat membela beberapa tim di Indonesia seperti Mitra Kukar, Semen Padang, PSM Makassar, Sulut United dan Persita, ia juga pernah merasakan bermain di Liga Myanmar bersama Zeyar Shwe Myay FC pada tahun 2015 hingga 2016.
Berita Terkait
-
PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Alasan Muhammad Toha Tinggalkan Persita Tangerang ke DPMM FC Brunei Darussalam
-
Muhammad Toha Beri Salam Perpisahan ke Persita Tangerang
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil