Suara.com - Timnas Futsal Indonesia menghadapi tuan rumah Vietnam di laga pertama cabor futsal SEA Games 2021 pada Rabu (11/5/2022). Media Vietnam membanggakan hasil tersebut.
Vietnam berhasil membuat kejutan bagi timnas Futsal Indonesia di menit awal pertandingan. Mereka sukses membuat gol cepat melalui kaki Nguyen Minh Tri.
Pada menit ke-2 Vietnam sukses mencetak gol dari skema kick in. Pemain bernomor punggung 11 mampu melepaskan umpan terarah kepada Minh Tri yang punya ruang tembak.
Xavier yang berada di dekatnya terlambat untuk menutup ruang tembak tersebut. Alhasil pemain Vietnam mampu melepaskan tendangan yang gagal diantisipasi oleh Muhammad Albagir.
Setelah tertinggal, timnas Futsal Indonesia mencoba untuk menekan lawannya. Akan tetapi pada babak pertama tidak ada gol tambahan dan Vietnam masih unggul 1-0.
Lanjut di paruh kedua, timnas Futsal Indonesia tak mengendorkan serangan. Peluang bertubi-tubi gagal dimanfaatkan menjadi gol.
Beruntung memasuki menit ke-33 gol yang dtunggu-tunggu datang. Adalah Syauqi Saud Lubis yang sukses menjebol gawang Ho Van Y.
Syauqi memperlihatkan skill individu sebelum melepaskan tembakan langsung dari luar kotak penalti. Tendangan kerasanya tak bisa dibendung kiper Vietnam, sehingga laga imbang menjadi 1-1.
Atas hasil imbang ini, media Vietnam membanggakan capaian tim negaranya. Mereka menyebut Vietnam bisa sukses menahan timnas Futsal Indonesia yang bermain apik.
Baca Juga: Profil Stephan Schrock, Kapten Timnas Filipina yang Sindir Timnas Indonesia U-23
"Tim futsal Vietnam menghadapi lawan Indonesia yang sangat sulit di SEA Games 2021," tulis laporan The Thao247 pada Rabu (11/5/2022).
"Imbang dalam pertandingan ini membuat Vietnam berada di posisi yang kurang menguntungkan dalam perlombaan memenangkan medali emas karena Thailand punya tiga poin," sambungnya.
Thailand memang sukses menang ketika menghadapi Malaysia dengan skor 6-2. Hasil tersebut membuat Gajah Perang diuntungkan.
Pasalnya dengan jumlah peserta yang sedikit ini, Format pertandingan menggunakan sistem round robin. Artinya, setiap tim akan saling bertemu selama fase grup sebelum ditentukan tim terbaik yang berhak mendapatkan medali emas.
Tag
Berita Terkait
-
Hasil Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam di SEA Games 2021: Laga Berakhir 1-1
-
Jadwal Lengkap Timnas Futsal Indonesia di SEA Games 2021
-
Evan Soumilena Minta Maaf ke Suporter Thailand usai Acungkan Jari Tengah di Laga Final Piala AFF Futsal 2022
-
Atta Halilintar Apresiasi Putra Siregar yang Bagi-bagi Vespa ke Timnas Futsal Indonesia
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara