Suara.com - Pelatih Rangers Giovanni Van Bronckhorst menegaskan jika timnya siap untuk melakoni partai final Liga Europa kontra wakil Jerman Eintracht Frankfurt.
Pertandingan final Liga Europa antara Eintracht Frankfurt vs Rangers akan digelar di stadion Sachez Pizjuan, Sevilla, Spanyol, Kamis (19/5/2022) dini hari WIB.
"Ini adalah klub tempat saya bermain selama tiga tahun di tahun 90-an dan saya bangga membawa Rangers ke final. Ini adalah kesempatan besar untuk mendapatkan gelar juara kompetisi kedua di Eropa," kata van Bronckhorst.
"Perjalanan kami (di fase grup dan knock out) luar biasa dan ini akan menjadi final yang luar biasa. Tapi final hanya bagus ketika Anda menang," sambungnya dikutip laman resmi UEFA, Rabu (18/5/2022).
"Kami sangat bersemangat untuk bermain di final ini. Kami telah mempersiapkan diri dengan sangat baik dan memiliki satu hari ekstra untuk mempersiapkan diri. Kami siap bertanding," tegasnya.
Pelatih asal Belanda itu mengakui jika tekanan besar dirasakan dirinya dan juga para pemain jelang partai final. Namun ia meminta para pemainnya untuk tidak gugup dan tetap konsentrasi di sepanjang laga.
"Jelas, ada lebih banyak perhatian pada pertandingan seperti ini, tetapi itu datang dengan memainkan final dengan peluang untuk memenangkan trofi," katanya.
"Kami harus memastikan bahwa kami terus berkonsentrasi pada permainan kami. pertandingan ini tidak akan berbeda karena akan menjadi sebelas lawan sebelas di lapangan."
Baca Juga: Eintracht Frankfurt Vs Rangers, Oliver Glasner: Kami Butuh Performa Terbaik
Berita Terkait
-
Sebut Kemenangan Skuadnya Fantastis, Unai Emery Bawa Aston Villa Mengguncang Eropa
-
McGinn: Pangeran William di Ruang Ganti Sebelum Aston Villa Juara Liga Europa
-
Unai Emery, Nama 'Villa' dan Mantra Sakti di Liga Europa
-
Unai Emery 'Si Raja' Liga Europa, 5 Trofi dalam 6 Final!
-
5 Fakta Gila Aston Villa Juara Liga Europa, Akhiri Penantian 30 Tahun!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey