Yokohama F. Marinos memiliki stadion dengan kapasitas terbesar, dengan Nissan Stadium kandang mereka dapat menampung hingga 72.013 penonton. Jumlah ini jauh lebih banyak daripada Saitama Stadium 2002 kandang Urawa Red Diamonds di tempat kedua yang memiliki kapasitas 62.010 penonton.
Di sisi lain, Kashiwa Reysol jadi tim dengan stadion paling kecil. Sankyo Frontier Kashiwa Stadium kandang mereka memiliki berkapasitas 15.109 penonton.
Jumlah ini hanya sedikit di bawah kapasitas Yamaha Stadium kandang Jubilo Iwata yang memiliki kapasitas 15.165 penonton.
4. Jersey atau Apparel
Perusahaan asal Jerman, Puma, jadi penyedia jersey terbanyak di J1 League musim ini dengan menjadi kit manufacturer bagi empat tim yaitu Kawasaki Frontale, Shimizu S-Pulse, Kyoto Sanga, dan Cerezo Osaka.
Jumlah ini jauh meninggalkan pesaing senegara mereka, Adidas yang hanya jadi penyedia jersi bagi Yokohama F. Marinos. Posisi kedua di bawah Puma diisi oleh Nike yang memiliki tiga tim yakni Kashima Antlers, Urawa Red Diamonds, dan Sanfrecce Hiroshima.
Selain itu, ada tiga pabrikan yang memiliki dua tim J1 League musim ini: Mizuno (Hokkaido Consadole Sapporo, Nagoya Grampus), Yonex (Kashiwa Reysol, Avispa Fukuoka), dan New Balance (F.C.Tokyo, Sagan Tosu).
Empat tim sisanya mengenakan jersey dari pabrikan Penalty, Admiral, Umbro, dan Asics.
5. Pemain Asing
Baca Juga: Kashima Antlers, Tim J League Tersukses yang Berusaha Kembali ke Titik Tertinggi
Brasil masih jadi produsen utama pemain asing di J1 League musim ini. Setiap tim setidaknya memiliki satu pemain asing asal Brasil, kecuali Urawa Red Diamonds yang keempat pemain asingnya berasal dari Eropa.
Shimizu S-Pulse tercatat jadi tim dengan pemain asing terbanyak dengan tujuh pemain. Lima diantaranya berasal dari Brasil (Carlinhos Jr, Thiago Santana, Renato Augusto, Ronaldo, Valdo), ditambah Oh Se-hun dari Korea Selatan dan Benjamin Kololli dari Kosovo.
Sedangkan Shonan Bellmare jadi tim dengan pemain asing tersedikit, hanya memiliki dua pemain asing yaitu Wellington asal Brasil dan Tarik Elyounoussi asal Norwegia.
Tag
Berita Terkait
-
4 Fakta Menarik Jelang Duel Chelsea vs Leicester City
-
6 Fakta Menarik Jelang Eintracht Frankfurt vs Rangers di Final Liga Europa
-
Fakta Menarik Timnas Indonesia U-23 Lolos ke Semifinal SEA Games 2021
-
10 Fakta Menarik Jelang Southampton vs Liverpool
-
Vissel Kobe Terbenam di Dasar Klasemen J League 2022 Meski Diperkuat Andres Iniesta
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Misi Besar Bojan Hodak Lanjutkan Tren Positif Persib Bandung atas Persija Jakarta
-
Real Madrid Memanas! Federico Valverde Dilarikan ke RS Usai Baku-hantam dengan Tchouameni
-
Kabar Langit bagi Chelsea: Dua Bintang Besar Pulih Jelang Lawan Liverpool
-
Persis Solo vs Persebaya di Stadion Manahan, Polisi Siaga Penuh
-
Cedera Tak Kunjung Sembuh, Bek Borussia Dortmund Pilih Langkah Mengejutkan
-
Laga Hidup Mati Kontra Adhyaksa FC, Rahmad Darwan 'Bakar' Semangat Pemain Persipura
-
Sambut Piala Dunia 2026, Lay's Buat Euforia Nobar Makin Meriah
-
Indra Sjafri Hingga Bambang Pamungkas Bakal Ramaikan Tayangan Piala Dunia 2026
-
Ini Mahkotamu King! Pesepak Bola dan Selebriti Irlandia Desak Boikot Israel
-
Matthias Sindelar: Mozart Sepak Bola Austria yang Pernah Guncang Piala Dunia