Suara.com - Pelatih Vietnam, Park Hang-seo langsung menebar ancaman kepada timnas Indonesia dan negara di Asia Tenggara usai meraih medali emas SEA Games 2021. Pelatih Korea Selatan itu menegaskan ingin menjadi juara di Piala AFF akhir tahun ini.
Vietnam askhirnya sukses meraih medali emas di SEA Games 2021 setelah mengalahkan Thailand di babak final. Park Hang-seo pun puas dengan pencapaiannya.
Pelatih berusia 64 tahun ini mengatakan dirinya tak akan menangani tim U-23. Ia bakal fokus untuk melatih timnas senior Vietnam.
Park Hang-seo lalu menegaskan dirinya akan fokus membawa Vietnam sebagai penguasa sepak bola di Asia Tenggara. Ia menegaskan bakal berusaha mati-matian untuk meraih juara Piala AFF yang akan digelar akhir tahun ini.
"Pada 25 Mei, tim akan berkumpul untuk persiapan laga persahabatan melawan Afghanistan yang akan digelar 1 Juni.Akhir tahun ini kami akan kembali ke Piala AFF di mana kami tersingkir melawan Thailand," ucap Park Hang-seo dikutip dari Zing News pada Senin (23/5/2022).
"Jadi Piala AFF akhir tahun ini akan sangat berarti bagi saya. Saya akan melakukan semua dengan yang terbaik," tegasnya.
Tentu ucapan Park Hang-seo ini adalah ancaman bagi timnas Indonesia. Sebab, Garuda Muda juga berhasrat menjadi juara Piala AFF.
Pada edisi sebelumnya, timnas Indonesia sukses menembus babak final. Sayangnya, anak asuh Shin Tae-yong harus menyerah dari Thailand.
Baca Juga: Delfi Adri Resmi Pimpin Semen Padang di Musim Baru Liga 2
Berita Terkait
-
3 Fakta Menarik Ernando Ari Sutaryadi, Kiper Timnas Indonesia yang Pernah Ditolak PSIS Semarang
-
Media Malaysia Sanjung Ernando Ari yang Tepis 2 Penalti Pemain Harimau Muda: The Next Kurnia Meiga
-
Bela Timnas Indonesia U-23 dan Sabah FC dalam Sebulan, Saddil Ramdani Dipuji Media Malaysia
-
Asnawi Mangkualam Rusak Dominasi Vietnam di Daftar Pemain Favorit SEA Games 2021
-
Gagal Taklukan Ernando Ari dalam Adu Penalti, Ini Respons Striker Malaysia
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Debut Gemilang Maarten Paes di Ajax Ternyata Menyisakan Rasa Sakit Hati Bagi Kiper Joeri Heerkens
-
Jay Idzes Masuk 10 Besar Bek dengan Sapuan Bola Terbanyak di Liga Italia
-
Bojan Hodak Waspadai Strategi Bertahan Madura United Saat Persib Bandung Kejar Poin Penuh Kandang
-
Pesta Gol di Bandarlampung, Paul Munster Puji Konsistensi Bhayangkara FC Tekuk Telak Semen Padang
-
Dejan Antonic Sebut Duel Semen Padang Lawan Bhayangkara FC Lucu Karena VAR Rusak dan Penalti
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!