Suara.com - Pelatih Persija Thomas Doll mengakui bahwa dirinya merupakan juru taktik yang menyukai penguasaan bola, tetapi permainan “Macan Kemayoran” tergantung kepada kualitas pemain yang ada.
“Saya mempunyai filosofi, tetapi saya harus melihat kualitas tim. Karena, pada akhirnya, pemain harus merasa nyaman berlaga di lapangan,” kata Doll di Nirwana Park, Depok, Jawa Barat, Rabu (25/5/2022).
Juru taktik asal Jerman itu menegaskan bahwa dirinya hanya akan menerapkan strategi penguasaan bola ketika anak-anak asuhnya mampu mengendalikan bola dengan baik dalam latihan.
Menurut Doll, dengan memberikan lawan sesedikit mungkin kesempatan mendapatkan bola, timnya dapat menaikkan garis pertahanan demi memperbesar kesempatan mencetak gol demi gol.
Akan tetapi, permainan dominan itu membawa risiko besar kalau pemain tidak tenang. Bola dapat direbut lawan dan itu bisa menjadi awal petaka.
“Kalau di dalam latihan saya melihat pemain terlalu mudah kehilangan bola, maka kami tidak bisa bermain dengan (garis pertahanan) terlalu tinggi karena itu sangat berisiko. Namun, andai pemain bisa tenang saat mengolah bola, maka kami bisa bermain lebih tinggi dan menciptakan peluang,” tutur eks pelatih Borussia Dortmund tersebut.
Thomas Doll tidak menutupi fakta bahwa dirinya termasuk orang yang suka melihat banyak gol dalam satu laga. Namun, sekali lagi, dia menekankan tidak akan memaksa Persija Jakarta melakukan hal demikian.
Pria berusia 56 tahun itu juga masih harus melihat kelebihan dan kekurangan pemainnya agar bisa menyusun strategi yang sesuai.
Hal tersebut untuk sementara sulit dilakukan lantaran latihan Persija belum diikuti semua pemain. Lebih dari 10 pemain mesti memperkuat tim nasional U-19 dan U-23, sementara pemain asing belum bergabung.
Baca Juga: Gelar Laga Uji Coba dengan Penonton, PT LIB Apresiasi Persebaya dan Arema
“Pertama-tama saya mau semua pemain berkumpul karena saya harus mengetahui pemain seperti apa yang saya punya. Apakah pemain yang cepat atau pemain yang suka bertahan, karena, bisa saja kita menyukai permainan menyerang, tetapi ternyata banyak masalah di belakang,” tutur Doll.
Apapun gaya bermain Persija nanti, dia melanjutkan, yang terpenting adalah “Macan Kemayoran” memiliki keseimbangan dalam menyerang maupun bertahan.
Taktik itu tentu saja membutuhkan kondisi fisik prima. Inilah yang membuat Doll meminta Riko Simanjuntak dan kawan-kawan fokus memperkuat fisik dalam masa persiapan Liga 1 Indonesia 2022-2023.
Persija Jakarta dalam ambisi kembali ke papan atas Liga 1 Indonesia setelah hanya menduduki posisi kedelapan pada Liga 1 Indonesia musim 2021-2022.
Riko Simanjuntak dan kawan-kawan sudah melakukan latihan perdana di lapangan, Nirwana Park, pada Senin (23/5) yang dipimpin langsung oleh Thomas Doll dan para asistennya termasuk Pasquale Rocco.
Pada Rabu (25/5/2022), latihan Persija berlangsung mulai pukul 08.00 WIB-10.00 WIB. Kegiatan yang disaksikan oleh ratusan suporter Persija, The Jakmania, itu diikuti 18 pemain.
Berita Terkait
-
Kemenangan Depan Mata Persija Sirna, Maxwell Souza Minta Maaf ke Jakmania
-
Datang dengan Perasaan Sedih, Jan Olde Riekerink Bangga Dewa United Tahan Persija di JIS
-
Gagal Kalahkan Dewa United di Kandang, Rumput JIS Jadi Sasaran Pelatih Persija
-
Klasemen BRI Super League: Persija Bikin Persib Bandung Tak Nyaman di Puncak
-
Mauricio Souza Tantang Pengamat usai Persija Ditahan Dewa: Sebut Satu Tim yang Lebih Baik dari Kami!
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Costacurta Bongkar Penyebab Rafael Leao Ngamuk: Bukan Allegri, Tapi Pulisic
-
3 Bintang Timnas Indonesia yang Punya Kans Main di Liga Champions Musim Depan
-
Rating Pemain Bintang Timnas Indonesia di EropaTadi Malam, Joey Pelupessy Tertinggi
-
Bojan Hodak Ungkap Kunci Persib Bandung Matikan Mariano Peralta dan Juan Villa
-
Menang Telak, Joan Laporta Kembali Terpilih sebagai Presiden Barcelona
-
Penolakan Demiane Agustien Bela Timnas Indonesia, Kelak Bakal seperti Emil Audero?
-
FFI Umumkan Daftar 19 Pemain untuk Persiapan Piala AFF Futsal 2026
-
Nyaris Pensiun 3 Kali, Gelandang Bali United Blak-blakan Temukan Surga Karier di Indonesia
-
Eugen Polanski Janji Tak Otak-atik Formasi, Kevin Diks Terus Jadi Kapten Gladbach?
-
Fred Grim Kehilangan Pekerjaan di Ajax, Eks Pelatih Lionel Messi Serang Maarten Paes