Suara.com - Penyerang timnas Belgia, Divock Origi sudah menyampaikan perpisahannya dengan Liverpool. Dia dikabarkan akan segera bergabung dengan AC Milan.
Divock Origi yang dalam beberapa musim menjadi "senjata rahasia" Liverpool atas perannya sebagai supersub, menyampaikan perpisahan lewat media sosial.
"Perjalanan bersama Liverpool sangat spesial. YNWA," tulis Divock Origi di akun Instagram miliknya, Selasa (31/5/2022).
Divock Origi harus berpisah dengan Liverpool setelah saling bekerja sama dalam tujuh musim terakhir. Dia tak memperpanjang kontraknya bersama The Reds yang akan habis akhir musim ini.
Selama berseragam Liverpool, Divock Origi jarang jadi pilihan utama pelatih Jurgen Klopp. Dia kerap bermain sebagai pelapis dan mengemban tugas sebagai supersub.
Dalam beberapa musim terakhir, peran Origi di lini tengah The Reds kian terkucilkan seiring kedatangan Diogo Jota dan teranyar Luis Diaz.
Bersama Liverpool, Divock Origi bermain 175 kali dengan torehan 41 gol dan 18 assist. Dia masuk dalam skuad yang membawa Liverpool mengakhiri puasa 30 tahun gelar Liga Inggris.
Meski jarang bermain, Origi adalah pahlawan di mata Jurgen Klopp maupun para pendukung Liverpool. Dia kerap muncul sebagai penyelamat di waktu dan tempat yang tepat.
Aksi kepahlawanan Origi yang paling kentara adalah ketika membantu Liverpool melakoni comeback spektakuler atas Barcelona di semifinal Liga Champions 2018/2019.
Baca Juga: Parade Liverpool Disambut Meriah Ribuan Suporter, Jurgen Klopp: Ini Luar Biasa
Pemain 27 tahun itu mencetak gol kemenangan The Reds yang mengantarkan timnya melaju ke final untuk kemudian menjadi juara di musim tersebut.
Melansir SempreMilan.it, Origi dikabarkan akan segera menjalani tes medis dengan AC Milan. Rossoneri telah sepakat memboyong sang pemain dengan status bebas transfer.
Origi dikabarkan menandatangani kontrak empat tahun dengan nilai gaji 3,5 juta euro atau sekitar Rp54 miliar per musimnya.
Berita Terkait
-
Mantap Hengkang, Robert Lewandowski: Kisah Saya Bersama Bayern Munich Sudah Berakhir
-
Daftar Pelatih yang Memenangi Gelar Liga Champions Lebih dari Dua Kali
-
Duh, Ribuan Orang Tertipu Nonton Final Liga Champions Versi PES di YouTube
-
3 Kiper yang Pernah Jadi Man of the Match di Final Liga Champions
-
Deretan Kemenangan Real Madrid di Liga Champions, Pegang Juara Terbanyak!
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kuota 11 Pemain Asing di Super League Tak Berubah, League Cup Masih Jadi Tanda Tanya
-
Malut United dan Adhyaksa FC Diisukan Ganti Nama, I.League Ingatkan Ancaman Pengurangan Poin
-
Hasil Piala Dunia 2026, Jepang Kesetanan Bantai Tunisia 4-0
-
Piala Dunia 2026: Bintang Paraguay Terancam Skors 10 Laga Usai Kartu Merah Kontroversial
-
Jonathan Tah Makin Yakin Jerman Juara Piala Dunia 2026 Usai Lolos 32 Besar
-
Hasil Jepang vs Tunisia: Samurai Biru Mudah Cetak Gol Kilat di Babak Pertama
-
Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026, Kiper Curacao Eloy Room Pernah Juara Piala KNVB Bareng Kevin Diks
-
John Herdman Tak Sempat Nonton Piala Dunia 2026 Demi Timnas Indonesia
-
Comeback Dramatis Lawan Pantai Gading, Jerman Akhiri Kutukan 16 Tahun di Piala Dunia
-
Tahan Imbang Ekuador, Kiper Curacao Bikin Rekor 15 Penyelamatan di Piala Dunia 2026