Suara.com - Kapten timnas Bangladesh Jamal Bhuyan menyebut target utamanya skuatnya meraih hasil terbaik saat menghadapi Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Rabu (1/6/2022).
Jamal Bhuyan mengatakan bahwa dia dan rekan-rekannya antusias menyambut laga perdana kontra Indonesia sejak tahun 2008, yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.
“Sudah 14 tahun sejak terakhir kali kami bertemu Indonesia. Ini tentu akan menjadi pengalaman bagus bagi kami sebagai pemain,” ujar Jamal dalam konferensi pers sebelum pertandingan di Bandung, Selasa seperti dimuat Antara.
Menurut pemain berposisi gelandang itu, laga melawan Indonesia akan sulit karena skuad “Garuda” memiliki deretan pemain berkualitas baik. Namun, Jamal menegaskan bahwa skuad Bangladesh sudah mempersiapkan diri dengan baik untuk pertandingan itu.
Meski demikian, setiap pemain di timnas Bangladesh, pria berusia 32 tahu itu melanjutkan, menginginkan hasil positif dari partai versus Indonesia.
“Target utama kami adalah bekerja keras untuk mendapatkan hasil terbaik. Setiap orang di tim ingin mencapai sesuatu,” tutur Jamal.
Pertandingan persahabatan FIFA Indonesia melawan Bangladesh akan berlangsung pada Rabu (1/6/2022) di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, mulai pukul 20.30 WIB.
Kedua tim menjadikan laga tersebut sebagai bagian persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia 2023 yang berlangsung pada 8-14 Juni 2022.
Berdasarkan laman 11v11, Indonesia sudah enam kali bersua Bangladesh sejak tahun 1985. Hasilnya, Indonesia mencatatkan enam kali kemenangan, Bangladesh sekali dan satu laga lagi tuntas dengan hasil seri.
Baca Juga: Pratama Arhan soal Debutnya di Tokyo Verdy: Mohon Bersabar, Semua Butuh Penyesuaian
Pertandingan terakhir kedua tim terjadi pada tahun 2008, di mana Indonesia yang bermain tandang menang 2-0.
Berita Terkait
-
Lelah Fisik dan Mental, STY Kasih Porsi Latihan Khusus 6 Pemain Timnas Indonesia di Persija
-
Elkan Baggott Resmi Masuk Skuad Millwall di Liga Inggris, Timnas Indonesia Naik Kelas
-
Sempat Rendahkan Timnas Indonesia, Sergio Aguero Ngamuk Usai Media Vietnam Sebut Malaysia Tim C
-
Bangladesh Ngebet Gantikan India Lawan Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
-
Prabowo Usul Kewarganegaraan Ganda untuk Pemain Timnas Indonesia, Skuad Garuda Bisa Terdampak
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Desil Tak Sesuai? Warga Bisa Sanggah Lewat Aplikasi Cek Bansos
-
Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas
-
Serangan Balik Febrie Adriansyah, Minta 74 Kg Emas dan Uang Tunai Dikembalikan
-
Pemain Keturunan Indonesia Laurin Ulrich Resmi Gabung Klub Bundesliga, Bakal Main di FIFA ASEAN Cup?
-
Tak Tembus Bundaran HI, Mahasiswa UI Bubar Sambil Ancam Bakal Demo Lagi Akhir Agustus
-
Subsidi Motor Listrik Berlaku September 2026
-
Karhutla di Indragiri Hulu Capai 434 Hektare, Didominasi Gambut Ditanami Sawit
-
Pendakian Gunung Gede Ditutup hingga 31 Agustus, TNGGP Pastikan Kondisi Pascakebakaran
-
Mensesneg Ungkap Status Guru PPPK Akan Dipindah Jadi Pegawai Pusat
-
Ulasan Drama Key To The Phoenix Heart: Penuh Intrik dan Konflik Kekuasaan