Suara.com - 20 pertandingan kompetitif sudah dilakoni Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong. Namun, dari semua pertandingan tersebut, pelatih asal Korea Selatan itu dinilai belum mampu memuaskan ekspektasi suporter Garuda.
Di laga terakhir, Rabu (1/6/2022), kontra Bangladesh, timnas Indonesia memiliki kesempatan memperbaiki peringkat di pertandingan bertajuk FIFA Matchday yang digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung.
Ekspektasi memetik kemenangan timnas Indonesia atas Bangladesh justru berakhir dengan hasil yang tak memuaskan, padahal lawan berada di bawah Indonesia dalam ranking FIFA.
Per 31 Mei 2022, Indonesia berada di peringkat 159 ranking FIFA dan Bangladesh menempati peringkat 188 ranking FIFA dan menjadi laga ke-20 Shin Tae-yong bersama skuat Garuda.
Sejak Shin Tae-yong ditunjuk sebagai pelatih timnas Indonesia pada 28 Deember 2019, optimisme tinggi ada pada sosok pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018.
Statistik Shin Tae-yong bersama timnas Indonesia bisa dibilang tidak terlalu istimewa tetapi juga tidak terlalu buruk, dari 20 laga berhasil menorehkan 9 kemenangan, tujuh di antaranya melawan negara ASEAN.
Sementara dua kemenangan lain didapat timnas Indonesia saat berhadapan dengan Taiwan, namun beberapa negara ASEAN yang berhasil dikalahkan Shin Tae-yong tidak termasuk Thailand dan Vietnam.
Hingga saat ini kedua negara tersebut belum dapat dikalahkan Shin Tae-yong, selain Bangladesh yang gagal dikalahkan di laga FIFA Matchday beberapa waktu lalu.
Catatan terbaik Shin Tae-yong saat membesut timnas Indonesia saat ini adalah runner-up Piala AFF 2020 dengan memainkan para pemain muda.
Baca Juga: Bikin Sejarah di Vietnam U-23, Eks Asisten Shin Tae-yong Malah Minta Maaf
Berikut daftar hasil 20 laga timnas Indonesia senior selama diasuh Shin Tae-yong.
25/05/2021 Indonesia 2 – 3 Afghanistan (uji coba)
29/05/2021 Oman 3 – 1 Indonesia (uji coba)
03/06/2021 Thailand 2 – 2 Indonesia (Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia)
07/06/2021 Vietnam 4 – 0 Indonesia (Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia)
11/06/2021 Indonesia 0 – 5 Uni Emirat Arab (Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia)
Berita Terkait
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Erick Thohir Ogah Timnas Indonesia Lawan Argentina Lagi, Isyaratkan Lawan Tim Lain
-
Menjajal Sepatu Andalan Rizky Ridho, Senjata Bek Timnas Indonesia di Lapangan
-
Pernah 'Ngerjain' Skuad Garuda, Qatar Kena Karma dan Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey