Suara.com - Berikut ini lima cara atau skenario agar Timnas Indonesia bisa lolos dari fase kualifikasi dan tampil di putaran final Piala Asia 2023 mendatang.
Dalam waktu dekat, Timnas Indonesia akan beraksi di ajang Kualifikasi Piala Asia 2023 yang akan berlangsung pada 8-15 Juni 2022.
Di ajang ini, Timnas Indonesia tergabung di grup A bersama Kuwait selaku tuan rumah babak grup, Yordania, dan Nepal.
Melihat calon lawan-lawannya itu, peluang Timnas Indonesia bisa dikatakan tipis. Apalagi, tiket lolos ke Piala Asia 2023 akan dibagikan ke juara grup dan Runner Up grup terbaik.
Dari tiga lawannya itu, Timnas Indonesia bisa dikatakan masih kalah secara materi dan pengalaman dari Kuwait dan Yordania yang menjadi langganan Piala Asia.
Meski demikian, peluang Timnas Indonesia untuk lolos dari grup A dan tampil di putaran final Piala Asia 2023 tak sepenuhnya tertutup rapat.
Apalagi jika melihat beberapa skenario agar Timnas Indonesia untuk pertama kalinya bisa tampil di ajang tersebut sejak 2007 silam.
Apa saja skenario tersebut? Berikut rangkumannya.
1. Mengandalkan Pengalaman Shin Tae-yong
Baca Juga: Jadwal Lengkap Piala Presiden 2022 dan 4 Berita Bola Terkini
Tak ada guru terbaik selain pengalaman. Di babak Kualifikasi Piala Asia 2023 ini, Timnas Indonesia bisa memanfaatkan pengalaman Shin Tae-yong yang terbilang akrab dengan sepak bola Asia Barat.
Diketahui, Shin Tae-yong kerap berhadapan dengan negara-negara Asia Barat dan mampu meraih kemenangan. Pengalaman ini pun bisa menjadi senjata pada babak kualifikasi nanti.
2. Wajib Menang atas Kuwait
Laga perdana akan menjadi penentu laju sebuah tim di laga-laga selanjutnya. Untuk itu, Timnas Indonesia pun harus meraih kemenangan di laga perdana melawan Kuwait.
Dengan meraih kemenangan atas Kuwait, Timnas Indonesia bisa bermain lebih rileks di laga melawan Yordania dan Nepal dengan membutuhkan satu kemenangan saja dari dua laga lanjutan untuk mengunci tiket ke putaran final.
3. Menggunakan Taktik Parkir Bus
Berita Terkait
-
Sumardji Dihukum Berat FIFA: Dilarang Dampingi Timnas Indonesia 20 Laga dan Denda Ratusan Juta
-
28 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Hadapi China, Satu Diaspora Jadi Sorotan
-
Kata-kata Perdana Mauro Zijlstra Usai Resmi Gabung Persija
-
Media Vietnam Soroti Banyak Pemain Naturalisasi Gabung Super League Demi Juara Piala AFF 2026
-
Kata-kata Mauro Zijlstra Usai Resmi Gabung Persija Jakarta
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
5 HP Baterai Jumbo untuk Driver Ojol agar Narik Seharian, Harga mulai dari Rp2 Jutaan
-
Bom Molotov Meledak di SMPN 3 Sungai Raya, Polisi Ungkap Terduga Pelaku Siswa Kelas IX
-
KPK Benarkan Lakukan OTT di Jakarta Hari Ini, Siapa Targetnya?
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
Mauro Zijlstra Resmi Gabung Persija
Terkini
-
Pemain Baru Persib Berpeluang Tampil Lawan Malut United
-
Profil Jonathan Sirois: Kiper Rp5 Miliar Pengganti Maarten Paes di FC Dallas
-
FIFA Jatuhi Sumardji Hukuman Larangan Dampingi Timnas Indonesia Sebanyak 20 Laga, Kenapa?
-
Sumardji Dihukum Berat FIFA: Dilarang Dampingi Timnas Indonesia 20 Laga dan Denda Ratusan Juta
-
Resmi! Indonesia Masuk Daftar Kandidat Tuan Rumah Piala Asia 2031
-
28 Pemain Timnas Indonesia U-17 untuk Hadapi China, Satu Diaspora Jadi Sorotan
-
Alasan Persija Rekrut Mauro Zijlstra Demi Masa Depan
-
Kekasih Mauro Zijlstra Restui Kepindahan ke Persija Jakarta?
-
Kata-kata Perdana Mauro Zijlstra Usai Resmi Gabung Persija
-
6 Hal yang Perlu Diketahui dari Kepindahan Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta