Suara.com - Terdapat momen di mana pelatih memutuskan untuk kembali merekrut pemain yang pernah diasuh ke tim barunya, hal yang bukan mustahil terjadi dalam dunia sepak bola.
Kasus ini sering terjadi di kompetisi sepak bola Eropa, khususnya sejak maraknya tren gonta-ganti pelatih yang dilakukan klub-klub besar.
Banyak faktor yang menjadi pertimbangan seorang pelatih merekrut pemain sama yang pernah diasuh di tim sebelumnya, salah satunya karena penampilan.
Terlepas dari itu, siapa saja pelatih yang melakukan hal tersebut? berikut deretan pelatih yang doyan merekrut pemain sama lebih dari sekali.
Jose Mourinho (Nemanja Matic)
Didatangkan ke Chelsea pada 2011 sebagai bagian dari kesepakatan The Blues memboyong David Luiz dari Benfica.
Siapa sangka takdir mempertemukan Jose Mourinho dengan pemain yang paling loyal bersamanya, Nemanja Matic.
Di tahun 2017 saat Mourinho melatih Manchester United, Matic dengan setia kembali mengikuti langkah pelatih asal Portugal ini.
Dan kini keduanya dirumorkan kembali bersama di AS Roma, pemain berusia 33 tahun itu disebut bakal merapat ke klub Serie A tersebut dengan durasi satu musim.
Baca Juga: 5 Alasan Timnas Indonesia Mampu Kalahkan Yordania dan 4 Berita Bola Terkini
Rafael Benitez (Salomon Rondon)
Benitez kerap gonta-ganti klub, khususnya setelah menangani Liverpool dan menariknya ada satu pemain yang setia kepadanya, yakni Salomon Rondon.
Pertemuan keduanya berawal di Newcastle United, kemudian berlanjut ke China bersama Dalian dan terakhir tergabung dalam Everton.
Harry Redknapp (Niko Kranjcar)
Harry Redknapp adalah sosok pembawa Tottenham Hotspur bersaing di big four Premier League sebelum raja minyak mengguyur Manchester City dengan dana melimpah.
Dalam kariernya yang mentereng, Redknapp memiliki satu pemain yang setia mengikutinya, dialah Niko Kranjcar mulai dari Portsmouth, Spurs hingga Queen Park Rangers (QPR).
Berita Terkait
-
Selamat Tinggal Sepak Bola Eropa, Ivar Jenner Resmi Perkuat Dewa United
-
Gelandang Persib Beckham Putra Gelar Turnamen Sepak Bola Usia Dini
-
FIFA Series 2026: Ajang Debut yang Sudah Pasti Bakal Menguras Pemikiran John Herdman
-
Malut United Jalin Kerja Sama dengan Klub Asuhan Jose Mourinho
-
Liga 1 Indonesia: Kekuatan yang Berkembang di Sepak Bola Asia Tenggara
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Michael Carrick Tak Silau, Minta MU Tak Gegabah Angkat Dirinya Jadi Pelatih Tetap
-
Epstein Files Bongkar Cerita Lama Chelsea, Ada Skandal Apa Lagi?
-
Maarten Paes Gagal Debut di Ajax Akhir Pekan Ini, Ada Apa?
-
Tiket Liga Champions Jadi Penentu Masa Depan Carrick di Manchester United
-
Nasib Trent Alexander-Arnold: Suram di Real Madrid, Ditolak Pulang Liverpool
-
Final Piala Asia Futsal 2026: Ketum Federasi Iran Singgung Militansi 16 Ribu Suporter Indonesia
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
5 Alternatif Area Parkir di Indonesia Arena, Bersiap Timnas Indonesia Juara Piala Asia Futsal 2026
-
Panduan Lengkap Cara Menuju Indonesia Arena Tonton Final Piala Asia Futsal 2026
-
Alasan Mengejutkan Fred Grim Tak Mainkan Maarten Paes Lawan AZ Alkmaar