Suara.com - Aksi bintang besar Ronaldinho bersama RANS Nusantara dianggap minim tembakan saat melawan Persik Kediri (26/6/2022). Pertandingan yang dianggap terlalu serius membuat publik mempertanyakan gaya fun football yang dijanjikan akan ditampilkan bintang dunia itu saat laga Trofeo Ronaldinho. Lantas apa itu fun football yang dicar-cari penonton saat menyaksikan Ronaldinho?
Ajang fun football yang sekarang mulai digemari oleh banyak kalangan menjadi salah satu kegiatan wajib ketika sedang berkumpul.
Biasanya, fun football ini dilakukan oleh para penggemar olahraga sepak bola namun tidak ingin terlalu serius untuk menggocek bola. Ritme fun football yang mengasyikkan namun tetap beraktivitas secara fisik juga digandrungi karena tidak memerlukan wasit khusus untuk melaksanakannya.
Lalu, apa sebenarnya fun football tersebut dan mengapa menjadi favorit di masyarakat? Simak selengkapnya.
1. Berawal untuk anak anak
Permainan fun football ini awalnya diperkenalkan kepada anak anak usia 5 hingga 10 tahun. Fungsi awalnya untuk memperkenalkan aktivitas fisik bersama teman teman sebaya mereka dan belajar untuk melatih fokus serta menimbulkan ketertarikan mereka ke dunia sepakbola.
Permainan fun football ini biasanya dilakukan di sekolah sekolah atau tempat kursus untuk memberikan suasana belajar yang mengasyikkan dan memperkenalkan aktivitas fisik outdoor sehingga anak anak merasa senang jika dilibatkan dalam kegiatan ini. Anak anak biasanya juga diajarkan cara menendang bola, cara mengejar bola, hingga menggiring bola ke gawang.
2. Jadi tren di awal pandemi
Walaupun awalnya hanya untuk anak anak, tren fun football ini malah banyak digandrungi oleh berbagai kalangan di awal pandemi 2020 kemarin. Sebut saja seperti Selebritis FC yang beranggotakan banyak selebriti Indonesia seperti Atta Halilintar, Billy Syahputra hingga Darius Sinathrya yang sering melakukan laga fun football di awal 2021 kemarin untuk membangkitkan kembali kegiatan olahraga yang sempat terhenti dan dibatasi karena pandemi.
Baca Juga: Momen Arthur Irawan Pamer Penalti Panenka di Laga Trofeo Ronaldinho
3. Ajang latih fisik santai
Tujuan fun football ini juga sebagai ajang melatih fisik yang selama pandemi jarang dilakukan oleh banyak orang, termasuk para atlet yang harus menghentikan sementara pelatihan jelang kompetisi karena hampir semua kompetisi olahraga di dunia harus ditunda.
4. Utamakan keseruan
Keseruan yang terjadi di lapangan selama fun football ini juga menjadi tujuan utama para pemain. Tak perlu mengejar bola hingga membobol gawang lawan, cukup dengan mengocek bola ditambah dengan candaan dari para pemain dan penonton membuat suasana fun football menjadi pertunjukan seru dan lucu bagi beberapa orang.
5. Membangun suasana pertandingan
Kerinduan para pencinta sepakbola termasuk para atlet timnas yang memang seharusnya berlaga di berbagai liga memilih untuk melakukan fun football agar jiwa kompetitif dan membangun suasana pertandingan tetap bisa dilakukan sehingga performa pemain akan terus stabil walau belum dilakukan pelatihan secara intens.
Itulah pengertian soal fun football yang didambakan penonton saat menonton Ronaldinho bareng RANS Nusantara semalam.
Kontributor : Dea Nabila
Berita Terkait
-
Godain Ronaldinho, Celine Evangelista Beri Tawaran Menggiurkan Ini
-
Ronaldinho Berkesan ke Rumah Raffi Ahmad di Andara: Nanti Bakal Balik Lagi
-
Momen Arthur Irawan Pamer Penalti Panenka di Laga Trofeo Ronaldinho
-
Statistik Ronaldinho Saat Bermain Bareng Rans Nusantara di Ajang Trofeo, Minim Tembakan Banyakan Foto-foto
-
Main Bersama Rans Nusantara, Magis Ronaldinho Belum Hilang
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam