Suara.com - Persib Bandung tetap bisa berlaga di Bandung pada laga selanjutnya dalam perempat final Piala Presiden 2022 dengan syarat tanpa penonton, kata Media Ofisial Persib Bandung Jatnika Sadili.
Ini adalah keputusan panitia disiplin penyelenggara turnamen, tetapi Persib hanya bisa menggunakan Stadion Si Jalak Harupat.
"Seperti yang disampaikan tadi, keputusan pertandingan tanpa penonton, dan kita masih menunggu lawan yaitu juara dua di Grup A," kata Jatnika di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (27/6/2022).
Keputusan sanksi untuk Persib tertuang dalam Surat Keputusan Panitia Disiplin yang melarang Persib bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, bermain dihadiri penonton, dan dijatuhi sanksi karena menyalakan suar saat pertandingan sebelumnya.
Jatnika mengatakan keputusan pertandingan tanpa penonton ini berlaku selama Persib berlaga dalam Piala Presiden 2022, termasuk final.
"Mudah-mudahan (Persib) sampai final, tapi tanpa penonton," kata Jatnika seperti dimuat Antara.
Jatnika mengatakan Persib siap menerima sanksi itu dan berharap suporter Persib (bobotoh) memahami situasi ini.
"Kita berharap ini jadi pelajaran bersama dan bobotoh mendukung Persib dari rumah, mudah-mudahan tahun ini bisa sampai juara," kata dia.
Sementara itu, Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengaku tengah menyusun rencana pengamanan laga Persib di Stadion Si Jalak Harupat.
Baca Juga: Marc Klok dan Rachmat Irianto Gabung Latihan Persib Bandung
Meski tanpa penonton, polisi bakal menyiapkan personel untuk berjaga di stadion hingga titik-titik akses menuju stadion yang berada di Kecamatan Kutawaringin di Kabupaten Bandung itu.
"Kami juga meminta bantuan teman-teman dari bobotoh untuk sosialisasi bahwa pertandingan nanti itu tanpa penonton," kata Kusworo.
Sanksi dijatuhkan kepada Persib setelah dua bobotoh meninggal dunia saat laga Persib menghadapi Persebaya, Jumat (17/6) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Keduanya meninggal dunia karena berdesakan saat hendak memasuki stadion.
Sebagai juara Grup C, Persib Bandung akan melakoni laga perempat final melawan runner up Grup A pada Minggu (3/7).
Berita Terkait
-
Bobotoh Bikin Terharu, Mariano Peralta Siap Beri Segalanya untuk Persib
-
Eksperimen Berani Igor Tolic Berhasil, Persib ke Semifinal Piala Presiden 2026
-
Jadwal Piala Presiden Hari Ini: Persib dan Arema Jalani Laga Penentu
-
Nasib Justin Hubner di Piala AFF 2026 Tergantung Bursa Transfer, Bakal Gabung Persib?
-
Pundi-pundi Uang di Piala Presiden 2026, 24 Ribu Tiket Ludes Terjual di Laga Pembuka
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
GAC Beberkan Filosofi di Balik Pengembangan Mobil Listrik AION V
-
Review Film Colors of Evil: Black, Kematian dan Misteri Kota yang Bungkam!
-
Ini Tema dan Logo Hari Pramuka 14 Agustus 2026, Simak Makna di Baliknya
-
Benarkah Feng Shui Rumah Tusuk Sate Bawa Sial? Simak Fakta dan Cara Menyiasatinya
-
Film Spider-Man: Brand New Day Cetak Rekor Preview Tertinggi Sepanjang Masa
-
Galaxy Watch9 dan Galaxy Watch Ultra2 Dorong Adopsi Samsung Health, Pengguna Aktif Tembus 2,5 Juta
-
Personel Band Massive Attack Dicekal Singapura Usai Kibarkan Bendera Palestina saat Konser
-
Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
-
Review The White Tiger: Potret Ketimpangan Sosial yang Memancing Dilema Moral
-
Kemarau Menggigit, Warga Bantul Sedot Selang demi Dapat Air