Suara.com - Mantan pemain Barcelona, Gabriel Milito, membuat gempar sepak bola Argentina setelah dirinya digelandang ke kantor polisi akibat terlibat insiden dalam sebuah pertandingan.
Gabriel Milito, yang kini menjabat sebagai pelatih Argentinos Juniors, harus diangkut ke kantor polisi seusai mengawal anak asuhnya menghadapi Central Cordoba di Liga Utama Argentina.
Pada pertandingan yang berlangsung Sabtu (2/7/2022) waktu setempat, Gabriel Milito sempat diusir keluar oleh wasit karena terlibat friksi dengan kubu Central Cordoba.
Awalnya, eks-pemain Barcelona ini terlibat adu argumen dengan salah satu staf pelatih tim lawan, Facundo Gareca, yang juga dikartu merah oleh wasit.
Dikutip dari Daily Mail, beredar sebuah potongan video yang menggambarkan upaya Milito untuk menyerang Gareca dan sejumlah orang saat memasuki lorong stadion menuju ruang ganti.
Karena ulahnya tersebut, Gabriel Milito diamankan ke kantor polisi. Namun, dari kabar yang dirilis Mundo Deportivo, kasus ini tak akan berlanjut lebih jauh.
Profil Gabriel Milito
Gabriel Milito merupakan mantan pesepak bola asal Argentina yang tercatat lahir di Bernal, pada 7 September 1980. Dia mengawali perjalanannya sepak bola sejak usia yang masih dini.
Sementara itu, karier profesionalnya dimulai ketika bermain bersama klub Divisi Utama, Club Atletico Independiente pada medio 1997.
Baca Juga: Pulang ke Sevilla, Luuk de Jong Ucapkan Selamat Tinggal ke Barcelona
Selama periode ini, ia sering kali menghadapi kakak kandungnya sendiri, Diego Milito, yang bermain untuk klub rival, Racing Club de Avellaneda.
Setelah enam tahun, Milito sempat akan bergabung dengan Real Madrid pada 2003, tapi gagal setelah hasil tes medis menunjukkan bahwa cedera lututnya belum benar-benar pulih.
Milito yang memilih tetap tinggal di Spanyol lalu direkrut oleh Real Zaragoza dan menghabiskan empat musim bersama klub yang berbasis di Aragon tersebut.
Bersama Real Zaragoza, bek berpostur 170 cm ini sempat meraih dua gelar juara, yakni Copa del Rey 2003/2004 dan Supercopa de Espana pada 2004.
Pada Juli 2007, raksasa La Liga, Barcelona, akhirnya mencapai kesepakatan dengan Real Zaragoza untuk merekrut Gabriel Milito dengan biaya transfer sebesar 18,5 juta euro.
Debutnya bersama Blaugrana tercipta pada 2 September 2007 ketika timnya menang 3-1 atas Athletic Bilbao. Adapun gol pertamanya tercipta di gawang Recreativo de Huelva pada 3 November tahun yang sama.
Berita Terkait
-
Memphis Depay dan Kebangkrutan Barcelona, Akan Dijual?
-
Chelsea Siap Tikung Manchester United untuk Dapatkan Frenkie de Jong
-
Cara Newcastle United Menggoda Neymar
-
Rekaman Pembicaraan Sergio Ramos dan Luis Rubiales Kembali Dibeberkan ke Publik, Kali Ini Soal Barcelona
-
Jordi Amat Resmi Pindah ke JDT, Dapat Dukungan dari Mantan Bek Barcelona
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Kirab Bendera Pusaka di Monas Jadi Magnet Warga, Ada yang Datang Sejak Pagi
-
Tak Hanya Pelajar, ASN DKI Jakarta Juga Diperbolehkan WFH Besok
-
Bikin Merinding! No Na Nyanyikan Tanah Airku Rayakan HUT RI, Diminta Dibawakan Saat FIFA ASEAN Cup
-
HUT RI ke-81, PTBA Perkuat Komitmen Hadirkan Energi, Masyarakat Berdaya, Lingkungan Terjaga
-
3 Mandat Baru dari Prabowo untuk OJK di Momen 17 Agustus, Apa Saja?
-
Harmoni Dalam Persatuan: Semangat NHM Membangun Gosowong Maju di Hari Kemerdekaan
-
PNM Peduli Bergerak Cepat Bantu Korban Gempa di Nusa Tenggara Timur
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen