Suara.com - Tiga poin sukses diraih Timnas Indonesia U-19 di matchday kedua Piala AFF U-19 2022. Menghadapi Brunei Darussalam di Stadion Patriot Candrabhaga, Senin (4/7/2022), Indonesia menang telak dengan tujuh gol tanpa balas.
Dengan tambahan tiga poin, Timnas Indonesia yang kini mengantongi empat poin beranjak ke posisi dua klasemen sementara. Menggeser Vietnam yang mengantongi poin sama namun kalah dalam produktivitas gol.
Jalannya Pertandingan
Menghadapi Brunei Darussalam di matchday kedua Piala AFF U-19 2022, Timnas Indonesia U-19 tidak membutuhkan waktu lama untuk memecah kebuntuan.
Baru dua menit bola bergulir, Hokky Caraka mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Memasuki menit ke-11, papan skor kembali berubah. Indonesia berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Adalah Ronaldo Kwateh yang mencatatkan namanya di papan skor. Lepas dari kejaran pemain lawan, Ronaldo menchip bola dari sisi kiri lapangan yang gagal diantisipasi kiper Brunei Daniah.
Tiga menit berselang, Stadion Patriot Candrabhaga kembali bergemuruh. Memanfaatkan bola liar di depan gawang lawan, Hokky mencetak gol keduanya di laga ini sekaligus mengubah kedudukan menjadi 3-0.
Memasuki menit 18, papan skor kembali berubah. menerima umpan dari Kakang Rudianto, sepakan mendatar Hokky ke sudut kiri gawang gagal diantisipasi Daniah. Indonesia memimpin 4-0.
Baca Juga: Franck Kessie Resmi Berseragam Barcelona
Tak butuh waktu lama bagi Indonesia untuk menjauh. Fikri mencetak gol pertamanya di laga ini. Hanya berselang satu menit, Fikri mencetak gol indah dari sisi kiri lapangan sekaligus mengubah kedudukan menjadi 5-0.
Hokky mendapat peluang emas mencetak quattrick. Menyambut umpan terukur dari Kakang, Hokky melepaskan tendangan keras namun bola menghantam mistar gawang.
Jelang turun minum, Hokky sukses mencetak quattrick sekaligus mengunci keunggulan Timnas Indonesia 6-0 di babak pertama.
Dominasi Indonesia berlanjut di babak kedua. Tekanan dilancarkan sejak bola bergulir di paruh kedua pertandingan.
Namun tambahan gol baru tercipta di menit 61. Alfriyanto Nico yang masuk menggantikan Kakang Rudianto mengubah kedudukan menjadi 7-0.
Memasuki menit 70, Indonesia nyaris menambah gol. Sayang, umpan Nico ke depan gawang Brunei terlambat disambut rekannya.
Berita Terkait
-
Dulu Bintang, Beberapa Pemain Timnas Indonesia U-19 Era Evan Dimas Kini Jauh dari Sepak Bola
-
Jalani Karier di Liga Kamboja, Sulthan Zaky Ikuti Jejak Bintang Timnas Indonesia U-19
-
Posisi Baru Eliano Reijnders di PEC Zwolle Jadi Sorotan, Siap Beri Kejutan?
-
Meski Berpesta 8 Gol, namun Hasil Laga Indonesia vs Brunei Bisa Jadi Tak Akan Dihitung
-
Timnas Indonesia U-23 Tetap Perlu Evaluasi Meski Pesta Gol di Laga Perdana
Terpopuler
- 3 Mobil Bekas 60 Jutaan Kapasitas Penumpang di Atas Innova, Keluarga Pasti Suka!
- 5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Cek Fakta: Viral Ferdy Sambo Ditemukan Meninggal di Penjara, Benarkah?
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Bocoran Jersey Prancis Piala Dunia 2026: Logo Ikonik Retro 90-an Bikin Fans Les Bleus Terpikat
-
Persib vs Persija, Jordi Amat Ngebet Jegal Thom Haye dan Eliano Reijnders
-
Ivar Jenner Segera Dicoret FC Utrecht
-
Investasi Bodong Hancurkan Eks MU, dari Gaji Rp900 Juta Per Pekan hingga Bangkrut
-
Kenapa Media Belanda Sebut Ajax Rugi Bajak Jordi Cruyff dari PSSI?
-
Ruben Amorim Isyarat Utak-atik Komposisi Penyerang usai Trisula Mandul Lawan Wolves
-
Harga Tiket Piala Dunia 2025 Super Mahal, Suporter Inggris Bakal Boikot?
-
Bima Sakti: Saya Tidak Pikir Panjang Terima Ini
-
Viktor Gyokeres Dikritik Jamie Carragher Anggap Arsenal Butuh Striker Tajam Demi Juara Liga Inggris
-
Persija Pilih Jalan Ksatria, Fight Sampai Akhir Tanpa Berharap Rival Tersandung di Super League