- Ribuan suporter Celtic terlibat bentrok dengan polisi saat merayakan gelar juara liga di pusat kota Glasgow, Sabtu (16/5/2026).
- Situasi memanas ketika massa melempari petugas dengan botol saat polisi berusaha menertibkan kerumunan serta menangani keadaan darurat medis.
- Invasi suporter ke lapangan di Celtic Park menyebabkan staf dan pemain Hearts merasa terintimidasi hingga harus segera meninggalkan stadion.
Suara.com - Perayaan gelar juara Liga Skotlandia milik Celtic FC berubah ricuh setelah ribuan suporter bentrok dengan polisi antihuru-hara di pusat kota Glasgow, Sabtu (16/5/2026) malam waktu setempat.
Kerusuhan pecah beberapa jam setelah Celtic memastikan gelar Scottish Premiership usai menang dramatis 3-1 atas Heart of Midlothian F.C. di laga terakhir musim ini.
Ribuan fans Celtic memadati kawasan Trongate untuk merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka.
Namun situasi berubah kacau ketika aparat kepolisian mencoba membubarkan kerumunan yang semakin tidak terkendali.
Polisi Skotlandia mengonfirmasi petugas mereka dilempari botol dan berbagai benda lain saat berusaha menangani situasi di lokasi.
Dalam video yang beredar di media sosial, terlihat sejumlah suporter Celtic saling berkelahi di tengah jalan ketika polisi antihuru-hara mulai bergerak masuk ke area kerumunan.
“Petugas masuk ke tengah kerumunan untuk membantu keadaan darurat medis, tetapi justru menghadapi tingkat permusuhan yang signifikan,” bunyi pernyataan resmi Polisi Skotlandia seperti dilansir dari Metro.uk
“Botol dan benda lainnya dilemparkan ke arah petugas. Polisi kini mengambil tindakan tegas untuk membubarkan massa,” lanjut pernyataan tersebut.
Sejumlah penangkapan juga telah dilakukan selama operasi pengamanan berlangsung.
Baca Juga: Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
Polisi meminta masyarakat menghindari kawasan Trongate demi alasan keselamatan.
Tidak hanya di luar stadion, situasi panas juga terjadi di dalam Celtic Park.
Suporter Celtic dilaporkan melakukan invasi lapangan setelah gol Callum Osmand di masa injury time memastikan kemenangan 3-1 atas Hearts.
Klub Hearts mengecam keras tindakan suporter tuan rumah yang disebut melakukan intimidasi verbal dan fisik terhadap pemain serta staf mereka.
Pihak klub bahkan mengaku harus segera meninggalkan stadion karena situasi dianggap mengancam keselamatan.
“Atmosfer di stadion sangat mengintimidasi dan mengancam. Keselamatan pemain serta staf menjadi prioritas utama kami,” tulis pernyataan resmi Hearts.
Berita Terkait
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Tiket KA Jelang Piala Dunia 2026 Meroket: Dari Rp200 Ribu Jadi Rp1,5 Juta Sekali Jalan
-
Rusuh di Bundesliga! Ultras Serbu Lapangan Baku Hantam, Polisi Susah Payah Pukul Mundur
-
John Herdman Ajak Suporter Jadikan GBK 'Gunung Berapi' untuk Guncang Mental Bulgaria
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut