Suara.com - Salah satu legenda sepak bola Indonesia Rully Nere memberikan motivasi bagi tim Persipura Jayapura menjelang kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2022-2023.
Pesepakbola asal Bumi Cenderawasih tersebut mengharapkan Ian Kabes dan kolega tidak patah semangat meski bermain pada divisi dua liga Indonesia.
Menurut Rully, tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut tetap menjadi kebanggaan masyarakat Papua sehingga seluruh manajemen, ofisial dan pemain wajib kerja keras guna mengembalikan Persipura ke Liga 1 musim depan.
"Persipura itu kebanggaan dan hati orang Papua, persoalan turun ke Liga 2 adalah hal yang biasa dalam sepak bola tapi saya tekankan jangan pernah menyerah mari bersama-sama dengan manajemen baru bawa Persipura kembali ke Liga 1 Indonesia," katanya dalam siaran pers yang diterima Antara di Jayapura, Kamis (14/7/2022).
Dia menjelaskan talenta muda sepak bola Papua tidak akan pernah habis sehingga ini merupakan kesempatan besar kepada para pemain muda karena akan mendapat lebih banyak menit bermain.
"Saya menilai kepercayaan yang tinggi akan mereka miliki apalagi bermain di Stadion Lukas Enembe maka kesempatan ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin," ujarnya.
Mantan pemain yang bersinar bersama Pelita Jaya itu berharap pemain Persipura tidak berkecil hati tetapi bisa membuktikan diri sebagai talenta muda Papua dan masa depan Mutiara Hitam ketika berlaga pada kompetisi Liga 2 Indonesia.
Selain itu mantan pemain kelahiran Sentani, 13 Mei 1957 itu mengapresiasi Gubernur Papua Lukas Enembe yang telah memberikan izin penggunaan Stadion Lukas Enembe sebagai markas baru Persipura Jayapura.
"Itu menunjukkan bukti nyata bahwa pemerintah Papua selalu konsisten menjadikan Bumi Cenderawasih sebagai Provinsi Olahraga," katanya lagi.
Baca Juga: Hasrat Brian Fatari Bawa Persipura Kembali ke Kasta Tertinggi Sepakbola Indonesia
Berita Terkait
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa
-
Suporter Rusuh Lagi! Sanksi Komdis PSSI Tak Efektif, Sampai Kapan Sepak Bola Indonesia Begini?
-
Persipura Jayapura Turut Rayakan Arsenal Juara Premier League
-
Stadion Lukas Enembe Ditutup Sementara Pascakerusuhan
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Deathstalker: Hadir dengan Petualangan Pahlawan Barbar Melawan Penyihir!
-
Intip Spesifikasi Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro yang Tampil Lebih Maskulin di GIIAS 2026
-
Pasar Modal Indonesia Mulai Pulih, Ini Buktinya
-
Harga Motor Listrik Honda, Simak Perbedaan ICON e: vs EM1 e: vs CUV e:
-
Siswa Sekolah Rakyat Makassar Borong Medali di Tiga Ajang Bergengsi
-
3 Rekomendasi Sepatu Gumi Paling Worth It untuk Lari, Produk Lokal Harga Bersahabat
-
Songsong Indonesia Emas 2045, Wamendagri Ajak Mahasiswa Bangun Karakter & Kompetensi Kepemimpinan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini di Tengah Pertumbuhan Pesat Investor Saham
-
Kisah Sitti Fatimah Dorong Anaknya ke Laut Saat KMP Mutiara Sentosa Terbakar
-
Tips Memilih Smartwatch GPS untuk Trail Running, Ini 4 Rekomendasi Terbaiknya