Suara.com - Keberhasilan Arema FC menahan imbang Borneo FC pada pertandingan leg kedua final Piala Presiden 2022 semakin mengukuhkan tim berjuluk Singo Edan itu sebagai kontestan tersukses di turnamen ini.
Sebab, hasil imbang itu turut memastikan gelar juara ketiga bagi Arema FC setelah pada laga leg pertama final Piala Presiden 2022 mereka sempat menang dengan skor tipis 1-0.
Bagi Arema FC, keberhasilan meraih gelar juara Piala Presiden 2022 ini semakin menambah koleksi gelarnya selama mengikuti ajang pramusim ini.
Sebab, sebelumnya Singo Edan sudah berhasil meraih dua gelar Piala Presiden, yakni pada edisi 2017 dan 2019. Tiga gelar juara ini turut menegaskan dominasi SIngo Edan sebagai raja turnamen pramusim.
Sejak pertama kali turnamen ini digelar pada 2015, skuad Singo Edan memang menjadi pengumpul gelar juara terbanyak dibandingkan dengan kontestan lain.
Untuk gelar juara pertama, yakni pada Piala Presiden edisi 2015, Persib Bandung menjadi tim pemenang setelah menumbangkan Sriwijaya FC di partai final.
Dalam duel yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Maung Bandung sukses menjegal Laskar Wong Kito dengan skor 2-0.
Edisi selanjutnya menjadi milik Arema FC. Singo Edan saat itu sukses mengalahkan Pusamania Borneo FC pada partai final Piala Presiden 2017.
Saat itu, duel antara Arema FC vs Borneo FC digelar di Stadion Pakansari, Bogor. Singo Edan sukses menekuk Pesut Etam dengan skor telak 5-1.
Sementara itu, Persija Jakarta menjadi peraih gelar juara edisi selanjutnya, yakni Piala Presiden 2022. Ketika itu, Macan Kemayoran berhasil menumbangkan Bali United dengan skor telak 3-0.
Duel ini lagi-lagi digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, tim asal Ibu Kota sukses keluar sebagai jawara.
Adapun gelar juara kedua yang diraih Arema FC di turnamen ini tercatat pada edisi keempat, atau Piala Presiden 2019.
Yang istimewa, gelar juara itu diarih Singo Edan setelah menekuk klub rivalnya asal Jawa Timur, Persebaya Surabaya.
Kali ini, final Piala Presiden digelar dua leg. Pada leg pertama, Singo Edan sukses mengimbangi Persebaya saat bermain di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dengan skor 2-2.
Lalu, pertandingan leg kedua yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan berhasil dimenangi tim kebanggaan Aremania ini dengan skor 2-0. Sehingga, Singo Edan berhak merebut gelar juara karena unggul secara agregat 4-2.
Berita Terkait
-
Selamat! Arema FC jadi Juara Piala Presiden 2022
-
Momen Ngeri Pemain Borneo FC Layangkan Tendangan Kungfu ke Gian Zola di Final Piala Presiden 2022
-
Bali United Vs Persija di Laga Perdana Liga 1 Diprediksi Berlangsung Sengit
-
Adilson Maringa Pemain Terbaik Piala Presiden 2022
-
Menang Agregat dari Borneo, Arema FC Berhasil Jadi Juara Piala Presiden 2022
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
Terkini
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak
-
Ledakan Babak Kedua! Rahasia Bernardo Tavares Hancurkan PSBS Biak 4-0 Terungkap
-
Bawa Klub Presiden Prabowo Promosi, Widodo Cahyono Putro Justru Kecewa, Ini Alasannya
-
Gelandang Asal Brasil Ini Mendadak Galau Bersama Kendal Tornado FC, Ini Penyebabnya
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Pesta Gol Sekaligus 'Antar' PSBS Biak Degradasi
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Arah Angin Berubah! Posisi Tawar Mees Hilgers Kini Pahit, FC Twente Semringah
-
Iran Walk Out dari Kongres FIFA 2026, Infantino Takut dan Tunduk pada AS
-
Update Kasus Pasporgate Dean James: Liga Belanda Terancam Chaos!
-
Pemain Keturunan Indonesia Sesumbar Lebih Baik dari Calhanoglu dan McTominay