Suara.com - ujuh pemain Persija Jakarta mengganti nomor punggung untuk mengarungi Liga 1 2022/2023. Salah satu alasannya adalah buat menambah semangat baru.
Ketujuh nama tersebut adalah Rezaldi Hehanussa yang mengubah nomor dari 28 ke tujuh. Sebelumnya, angka tujuh dimiliki oleh Ramdani Lestaluhu.
Lalu, pemain lain yang mengubah nomor punggung yaitu Braif Fatari dari 19 ke-80. Kemudian, Taufik Hidayat yang semula memakai 98 kini menjadi 89.
Lalu, Alfriyanto Nico Saputro dari 18 menjadi 21. Ada lagi, Cahya Supriadi semula mengenakan kostum nomor 99 kini 88.
Selanjutnya, ada Raka Cahyana Rizky yang memakai jersey nomor 17, kini menjadi 15. Terakhir, pemain muda Persija Resa Aditya Nugraha dari 82 ke-18.
Mereka memiliki alasan masing-masing terkait perubahan itu. Rezaldi bahkan sampai izin ke Ramdani Lestaluhu sebelum memakai nomor baru tujuh.
“Untuk nomor tujuh yang saya pakai sebenarnya itu karena tanggal lahir saya (7/11/1995) dan pernah saya pakai di timnas Asian Games 2018," kata Rezaldi dalam keterangan klub, Selasa (26/7/2022).
"Setelah ditinggalkan oleh Ramdani, saya minta izin ke beliau untuk memakai nomor tujuh itu. Ramdani tidak mempermasalahkannya," sambung pemain yang berposisi sebagai fullback itu.
Nico serupa dengan Rezaldi yang dilatarbelakangi dari tanggal lahirnya. Namun, pemain 19 tahun ini punya alasan lain memakai angka 21 karena nomor punggu pesepakbola idolanya.
Baca Juga: Kekalahan di Laga Perdana Liga 1 Beri Persebaya Banyak Pelajaran
"21 itu tanggal lahir saya, yaitu 3 April 2003. Dua ditambah satu jadi tiga," ujar Alfriyanto Nico.
"Selain itu saya terinspirasi dari Paulo Dybala dan Ansu Fati. Mereka memakai nomor 21 saat mulai memasuki masa kejayaan," tambah Nico.
Sementara itu, Taufik kembali ke nomor lamanya saat memulai karier profesional bersama Macan Kemayoran --julukan Persija.
"Pertama kali debut di tim senior Persija pakai nomor 89 (saat Liga 1 2019). Jadi saya balik lagi ke nomor punggung awal lagi," punngkas Taufik Hidayat.
Berita Terkait
-
Jordi Amat Waspadai Kekuatan Malut United di Kandang
-
Kelelahan, Persija Jakarta Tak Persiapan Khusus Jelang Lawan Malut United
-
Kondisi Persib Bandung Bikin Arsitek Persija Jakarta Prihatin, Ada Apa?
-
Persija Jakarta Wajib Sempurna! Asa Juara BRI Super League di Ujung Tanduk
-
Pengalaman Ramadan Pertama di Indonesia, Striker Persija Alaeddine Ajaraie Merasa Nyaman
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Lille Menang, Calvin Verdonk Justru Bongkar Masalah Timnya
-
Main di Posisi Baru, Dion Markx Tetap Percaya Diri Saat Debut Bersama Persib Bandung
-
Jordi Amat Waspadai Kekuatan Malut United di Kandang
-
Kelelahan, Persija Jakarta Tak Persiapan Khusus Jelang Lawan Malut United
-
Kondisi Persib Bandung Bikin Arsitek Persija Jakarta Prihatin, Ada Apa?
-
Batal ke Timnas Indonesia, Jesus Casas Resmi Latih Raksasa Singapura
-
Bungkam Kritik, Nathan Tjoe-A-On Bangkit dan Jaga Asa Willem II Promosi ke Eredivisie
-
Begini Keseharian Wonderkid MU Amir Ibragimov, Penghafal Alquran di Bulan Ramadan
-
Arne Slot Pastikan Cedera Florian Wirtz Tidak Serius
-
Joey Pelupessy Kepergok Balik ke Eredivisie Belanda, Tak Jadi ke Persib?