Suara.com - Pelatih timnas Indonesia U-16, Bima Sakti menegaskan timnya akan bermain menyerang di Piala AFF U-16. Pernyataan itu direspons congkak media Vietnam.
Timnas Indonesia U-16 saat ini sedang mempersiapkan tim jelang Piala AFF U-16 2022 yang dimulai pada 31 Juli 2022 mendatang. Bima Sakti mengatakan timnya akan agresif menyerang.
Sebab, Indonesia bertindak sebagai tuan rumah. Oleh sebab itu, ia menekankan kepada para pemain harus fokus dan berusaha memenangkan semua pertandingan untuk menggaransi satu tempat di semifinal Piala AFF U-16.
“Sebagai tuan rumah, saya mau tim bermain menekan dan lebih ke depan. Kami harus memaksimalkan setiap laga yang semuanya penting. Saya menekankan kepada pemain mereka mesti fokus dan berusaha memenangkan laga demi laga,” ucap Bima Sakti dikutip dari situs resmi PSSI.
Peryataan Bima Sakti itu kemudian disorot media Vietnam. Soha.vn membuat laporan bahwa yang menyebutkan Garuda Asia bercita-cita mengalahkan timnasnya.
Media Vietnam itu sesumbar bahwa Vietnam U-16 adalah salah satu tim besar. Tentunya timnas Indonesia U-16 akan mendapatkan kesulitan melawan negaranya.
"Dari segi kekuatan lawan, tentu Vietnam menjadi tantangan terbesar dan membawa banyak kesulitan bagi Indonesia. Ini artinya Indonesia paling ingin menang." tulis laporan Soha.vn dikutip pada Selasa (26/7/2022).
Lebih lanjut, mereka mewanti-wanti Bima Sakti agar tidak terlalu terobesesi dengan Vietnam. Sebab masih juga ada lawan lain di grup.
"Jika Pak Bima Sakti terlalu tertarik dengan Vietnam dan menabagikan Filipina atau Singapura, tim Indonesia akan menyesal," imbuh laporan media Vietnam itu.
Baca Juga: Piala AFF U-16 2022 Belum Dimulai, Media Vietnam Sudah Protes 2 Kali
Adapun timnas Indonesia U-16 bakal segrup dengan Vietnam, Singapura, serta Filipina. Lalu di Grup B ada Thailand, Laos, Timor Leste serta Brunei Darussalam
Sedangkan grup C ada Malaysia, Australia, Myanmar, dan Kamboja. Masing-masing juara grup dan runner up terbaik akan melaju ke babak semifinal.
Berita Terkait
-
Klarifikasi Media Vietnam Soal Rumor Batalnya Piala AFF U-16 2022 di Indonesia
-
Alasan Timnas Indonesia U-16 Bakal Juara Piala AFF U-16 2022
-
Bima Sakti Pastikan Timnas Indonesia U-16 Tampil Menekan di Piala AFF U-16 2022
-
Profil Timnas Singapura di Piala AFF U-16 2022, Lawan Timnas Indonesia U-16 di Grup A
-
5 Klub Calon Kuat Juara Liga 1 2022/23 dan 4 Berita Bola Terkini
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey