Suara.com - Berikut prediksi deretan pelatih Liga Inggris yang berpotensi dipecat di awal-awal musim 2022/2023, di mana nama-nama beken hadir dalam daftar ini.
Kompetisi terpopuler di dunia, Liga Inggris musim 2022/2023 akan segera bergulir dalam waktu satu pekan lagi, tepatnya 6 Agustus 2022.
Jelang bergulirnya kompetisi Liga Inggris 2022/2023, setiap kontestan sejauh ini telah melakukan beragam persiapan untuk menyambut musim baru.
Persiapan yang dilakukan pun dengan beragam cara, seperti aktivitas jual beli pemain hingga melakukan tur pramusim.
Sebagai salah satu kompetisi terpopuler, Liga Inggris menuntut kesempurnaan dari setiap tim. Hal ini pun menjadi ancaman bagi para pelatih yang ada di dalamnya.
Jika suatu tim mengalami performa yang buruk di awal-awal kampanyenya di Liga Inggris, pelatih yang menukangi tim tersebut pun bakal digoyang isu pemecatan.
Berkaca pada sejarah, telah banyak pelatih yang merasakan pemecatan di awal-awal musim Liga Inggris karena performa timnya yang jeblok.
Untuk Liga Inggris 2022/2023 ini, beberapa penikmat sepak bola telah mulai menduga-duga pelatih yang berpotensi dipecat di awal-awal musim ini.
Dari 20 pelatih di Liga Inggris 2022/2023, kira-kira siapa saja pelatih yang diprediksi dipecat paling awal? Berikut daftarnya.
Baca Juga: Ingin Belajar dari Frank Lampard, Alasan Dwight McNeil Gabung Everton
1. Frank Lampard (Everton)
Frank Lampard diprediksi sebagai pelatih yang dipecat di awal-awal Liga Inggris 2022/2023. Hal ini tak lepas dari situasi di tubuh timnya, Everton.
Di laga pramusim ini, Everton sempat dihajar oleh tim MLS, Minnesota United dengan skor 0-4. Kekalahan besar ini tergolong memalukan bagi tim sekelas The Toffees.
Selain itu, Everton juga cenderung pasif di bursa transfer. Perginya Richarlison ke Tottenham Hotspur pun belum ditutupi dengan baik oleh The Toffees.
Lampard pun termasuk salah satu pelatih minim pengalaman. Sehingga kondisi ini membuatnya diprediksi bisa menjadi pelatih pertama yang dipecat di Liga Inggris 2022/2023.
2. Jesse Marsch (Leeds United)
Tag
Berita Terkait
-
Bima Sakti Sebut Timnas U-16 Indonesia Tak Harus Ikuti Taktik Shin Tae-yong, Ini Alasannya
-
Ungkapan Para Pelatih Lawan Timnas pada Piala AFF U 16, Juru Taktik Vietnam Nguyen Quoc Tuan: Indonesia Diuntungkan!
-
Hasil Udinese vs Chelsea: Ziyech dan Loftus-Cheek Bawa The Blues Menang 2-0
-
Cerita Lisandro Martinez, Bek Baru Manchester United Berjuluk Tukang Jagal
-
Kompak! 3 Pelatih Lawan di Grup A Puji Fasilitas dari PSSI untuk Piala AFF U-16 2022
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Menakar Kecocokan Ivar Jenner dengan Dewa United
-
Benzema Resmi Tinggalkan Al Ittihad, Bergabung ke Rival Al Hilal di Liga Pro Saudi
-
Dewa United Benarkan Dekati Ivar Jenner, Petinggi Klub Ungkap Alasannya
-
Resmi ke Ajax, Maarten Paes Sampaikan Pesan Mengharukan untuk FC Dallas
-
Eks Pelatih Timnas Indonesia Diperiksa Petugas Pajak, Ada Masalah Apa?
-
Aroma Eropa Kian Kental, Dedi Kusnandar Siap Serap Ilmu Layvin Kurzawa dan Thom Haye
-
Mesin Gol Liga Australia Berpotensi Jadi Pemain Naturalisasi Pertama John Herdman
-
Dedi Kusnandar Bicara Peran Layvin Kurzawa di Persib: Bukan Sekadar Nama Besar
-
3 Kerugian Ivar Jenner jika Pilih Berkarier di Super League usai Tinggalkan FC Utrecht
-
Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta, Kemunduran atau Kemajuan Karier?