- Gerard Pique dan dua petinggi klub Andorra dijatuhi sanksi larangan beraktivitas serta skorsing akibat menghina perangkat pertandingan.
- Hukuman diberikan setelah laga divisi kedua Liga Spanyol melawan Albacete yang berakhir dengan kekalahan klub Andorra.
- Klub Andorra dikenakan denda finansial serta kewajiban penutupan area VIP selama dua pertandingan kandang di masa depan.
Suara.com - Pemilik klub Andorra, Gerard Pique, dijatuhi hukuman larangan beraktivitas di sepak bola Spanyol selama dua bulan dan skorsing enam pertandingan setelah dianggap melakukan tindakan tidak pantas terhadap perangkat pertandingan.
Sanksi tersebut dijatuhkan setelah Andorra kalah 0-1 dari Albacete pada laga divisi kedua Liga Spanyol akhir pekan lalu.
Wasit Alonso de Ena Wolf dalam laporan pertandingan menyebut Pique bersama dua petinggi Andorra lainnya, yakni Ferran Vilaseca dan Jaume Nogues, melontarkan hinaan kepada tim wasit saat jeda pertandingan dan setelah laga berakhir.
Selain Pique, direktur olahraga Jaume Nogues juga menerima hukuman skorsing enam pertandingan dan larangan aktivitas selama dua bulan. Sementara itu, Presiden klub Ferran Vilaseca dijatuhi larangan empat bulan.
Hukuman tersebut membuat ketiganya tidak dapat menjalankan aktivitas resmi di bawah Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) selama masa sanksi berlangsung.
Tak hanya itu, Andorra juga dikenai denda sebesar 1.500 euro atau sekitar Rp30 juta serta diwajibkan menutup area presidential box dan VIP dalam dua laga kandang berikutnya.
Menurut laporan, Pique sempat mengatakan kepada perangkat pertandingan agar meninggalkan stadion dengan pengawalan demi menghindari serangan setelah gol menit ke-86 Jonathan Gomez memastikan kemenangan Albacete.
Mantan bek Barcelona itu juga disebut mengatakan, “Di negara lain kalian bisa dipukuli, tetapi kami masih beradab di Andorra.”
Sementara itu, Nogues dituduh mengatakan, “Saya harap Anda mengalami kecelakaan”, sedangkan Vilaseca disebut mencoba menyerang delegasi pertandingan yang mendampingi tim wasit.
Baca Juga: AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
Ini bukan pertama kalinya Pique berselisih dengan wasit dalam beberapa waktu terakhir. Pada April lalu, ia juga mengecam keputusan wasit dengan menyebut adanya “perampokan bersejarah” saat Andorra bermain imbang 3-3 melawan Malaga.
Kekalahan dari Albacete sekaligus mengakhiri tren empat kemenangan beruntun Andorra dan membuat peluang mereka lolos ke playoff promosi menuju LaLiga semakin tipis. Dengan empat pertandingan tersisa, Andorra tertinggal delapan poin dari zona enam besar.
Pique mengambil alih Andorra pada 2018 ketika klub masih berada di kasta kelima sepak bola Spanyol. Sejak itu, ia berhasil membawa klub promosi hingga divisi kedua sebelum sempat terdegradasi dan kembali naik ke kasta ketiga.
Berita Terkait
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Kondisi Kylian Mbappe Jelang El Clasico Bikin Khawatir Real Madrid di Tengah Isu Keretakan Tim
-
Barcelona Siap Sikut MU dan Arsenal Demi Bintang Muda Bournemouth Rp1,4 Triliun
-
Robert Lewandowski Berpeluang ke Premier League, Liverpool Disarankan Merekrut
-
Skenario Barcelona Juara LaLiga: Malam Ini atau Pekan Depan Saat Lawan Real Madrid
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Bakal Ikuti Jejak Ramadhan Sananta, Kapten Persita Muhammad Toha Diincar Klub Liga Malaysia
-
Agen Erling Haaland Sebut Manchester City Klub Tersulit untuk Negosiasi
-
Ole Romeny Hapus Oxford United dari Bio Instagram, Rumor ke Persib Kembali Menguat
-
Bangkit dari Cedera Parah, Pemain Parma Siap Bawa Jepang Bersinar di Piala Dunia 2026
-
Umuh Muchtar Sebut Laga Persija vs Persib Bandung Lebih dari Final
-
Persib Bandung Hormati Keputusan Venue Laga Kontra Persija Dipindah ke Samarinda
-
Hadiah Juara 3 Kali Lebih Besar dari Piala AFF, Timnas Indonesia Wajib Incar Trofi FIFA ASEAN Cup
-
Casemiro Nilai Michael Carrick Layak Jadi Pelatih Permanen Manchester United
-
AS Monaco Ingin Permanenkan Ansu Fati dari Barcelona
-
Legowo, Jonathan Tah Akui PSG Layak ke Final Liga Champions