Suara.com - Manajer Manchester City Pep Guardiola bersikeras para pemainnya sudah mengerahkan semua kemampuan mereka walau akhirnya dikalahkan Liverpool dengan skor 1-3 dalam Community Shield 2022 di Stadion King Power, Leicester, Inggris, Sabtu (30/7/2022) waktu setempat.
Guardiola menilai bahwa yang ditampilkan anak-anak asuhnya dalam laga penanda musim anyar kompetisi domestik Inggris itu sudah baik mengingat mereka baru berlatih dua pekan lebih saja, sejak berkumpul lagi pada 11 Juli kemarin.
"Kami baru dua pekan dan beberapa hari sejak memulai latihan, dan secara umum mereka sudah memberikan segalanya," katanya dalam komentar setelah pertandingan yang disiarkan situs resmi City, Minggu seperti dimuat Antara.
City tertinggal lebih dulu akibat gol Trent Alexander-Arnold di babak pertama dan bisa menyamakan kedudukan melalui Julian Alvarez, yang golnya disahkan setelah peninjauan oleh asisten wasit video (VAR) pada menit ke-70.
Namun momentum City buyar setelah VAR ganti memberi Liverpool keuntungan dengan hadiah tendangan penalti karena bola sundulan Darwin Nunez mengenai lengan Ruben Diaz di dalam area terlarang dan Mohamed Salah sukses menjadi algojo dari titik putih.
Nunez lantas mengunci kemenangan Liverpool pada waktu tambahan dengan tandukan mudah di depan gawang City menyambut umpan sundulan Andy Robertson.
"Saya bilang ke para pemain bahwa saya bangga mereka sudah memberikan segalanya," kata Guardiola.
"Sekarang, kami harus meningkatkan diri. Kami membutuhkan bulan ini untuk terus berlatih agar dapat menemukan tempo permainan dan kami akan melakukannya," ujar dia menambahkan.
Juru taktik asal Spanyol itu mengakui bahwa Liverpool tampil lebih baik dalam 15-20 menit pertama pertandingan dan City baru bisa mulai menemukan celah di pertahanan lawannya.
Baca Juga: Berikut Daftar Pemenang Community Shield Usai Liverpool Taklukkan Manchester City
"Kami memulai babak kedua dengan sangat baik, dan permainan menjadi lebih ketat setelah gol kami. Kami tampil sangat bagus melawan mereka, bahkan di babak pertama menciptakan cukup kesempatan," katanya.
Pertandingan itu juga menandai debut Erling Haaland bagi City, meski sayangnya penyerang baru The Citizens itu gagal mencetak gol termasuk dari peluang di muka gawang pada pengujung laga.
Haaland berdiri bebas di depan gawang Liverpool, di hadapan kiper Adrian San Miguel yang gagal mengantisipasi sempurna tembakan jarak jauh Phil Foden, tapi sambaran penyerang Norwegia atas bola muntah itu hanya berakhir membentur mistar gawang.
Kendati demikian, Guardiola tetap memuji penampilan Haaland dan meyakini pemain berusia 22 tahun itu akan segera membuka keran golnya di City.
"Dia punya peluang, dua atau tiga di babak pertama dan satu di akhir laga. Dia selalu berada di posisi itu. Dia terus bertarung dan melakukan banyak pergerakan," katanya.
"Ini kesempatan bagus bagi dia untuk memahami kenyataan dirinya berada di negara baru, liga baru. Hari ini dia tidak mencetak gol, di lain hari dia akan melakuknnya," tutup Guardiola.
Berita Terkait
-
Dibantai 3-0, Pep Guardiola Peringatkan Real Madrid
-
Ekspresi Shock Pep Guardiola Lihat Gawang Donnarumma Dibobol Tiga Kali oleh Valverde
-
Hattrick Lawan Manchester City, Federico Valverde Sebut sebagai Pertandingan Terbaik
-
Federico Valverde Momok Menakutkan Manchester City, Gianluigi Donnarumma Ciut Nyali
-
6 Fakta Menarik Jelang Duel Panas Real Madrid vs Manchester City Dinihari Nanti
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Pernah Ditemui Indra Sjafri, Winger Keturunan Indonesia Teken Kontrak di FC Twente
-
Thom Haye Dapat Lampu Hijau Tinggalkan Indonesia
-
Persib Puncaki Klasemen, Bojan Hodak Santai Hadapi Tekanan Borneo FC
-
Ole Romeny Bantah Isu Patah Kaki, Bisa Gabung ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Statistik Kevin Diks saat Jadi Kapten dan Bantu Monchengladbach Hajar St. Pauli
-
Eks Asisten Shin Tae-yong Bongkar Alasan Elkan Baggott Sempat Hilang dari Timnas Indonesia
-
Ukir Sejarah! Kevin Diks Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Jabat Ban Kapten di Bundesliga Jerman
-
HOAX Kabar Ole Romeny Patah Kaki, Sehat Bugar Siap Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Marc Kok: Persib Takkan Mudah Bungkam Borneo FC di Samarinda
-
PSSI Akui Sedang Naturalisasi Pemain Keturunan, Siapa Dia?