Suara.com - Kiper Nottingham Forest pinjaman dari Manchester United, Dean Henderson tak buang-buang waktu untuk mengkritik keras klub pemiliknya lantaran jarang main musim lalu. Henderson menyebut Manchester United telah berbohong dan berbuat 'kriminal' padanya.
Henderson dipinjamkan ke Forest pada bursa transfer musim panas ini oleh Manchester United untuk satu musim ke depan, dengan tanpa opsi pembelian.
Kiper 25 tahun jebolan akademi Manchester United itu mengakui klub menjanjikan status kiper utama padanya, namun itu semuanya hanyalah bualan belaka.
Musim lalu Henderson hanya jadi 'pesakitan' di bangku cadangan setelah benar-benar gagal menggeser David de Gea dari posisi kiper utama Setan Merah.
"Sejujurnya, itu mungkin 12 bulan terberat dalam karier saya," kata Henderson di sela-sela persiapan tim promosi Forest menyambut Liga Inggris 2022/2023, dalam wawancara bersama talkSPORT, Rabu (3/8/2022).
Nama Henderson naik daun sejak penampilan gemilangnya selama dua musim dipinjamkan di Sheffield United pada 2018-2020, dan sempat digadang-gadang bakal segera menggantikan De Gea sebagai kiper utama Manchester United, setelah nama terakhir mulai kerap membuat blunder bersama Setan Merah.
Henderson kemudian tampil 26 kali untuk Manchester United di berbagai kompetisi pada kampanye 2020/2021 di era kepelatihan Ole Gunnar Solskjaer, yang membuatnya dilirik Gareth Southgate untuk memperkuat Timnas Inggris di Euro 2020.
Sayangnya, Henderson kemudian mengalami cedera pinggul sehingga tercoret dari timnas dan menjelang musim baru 2021/2022 ia sempat terpapar COVID-19.
Alhasil, De Gea kembali jadi kiper utama Manchester United dan ternyata kiper bepengalaman asal Spanyol itu tampil ciamik di sepanjang musim lalu.
Baca Juga: Surplus Bek Kiri, Manchester United Buang Alex Telles ke Sevilla
"Pembicaraan yang berlangsung sepulang dari skuad Inggris adalah: 'Kamu kembali sebagai kiper utama'," kenang Henderson soal janji dari Manchester United.
"Saya kemudian terpapar COVID-19, sembuh, jadi seharusnya saya kembali sebagai pilihan utama. Tapi tak seorang pun di klub menunaikan janji itu," sambungnya tanpa spesifik menyebut nama Solskjaer sebagai orang yang bertanggung jawab.
"Sungguh mengecewakan, sebab saya sudah menolak begitu banyak tawaran peminjaman yang bagus musim panas tahun lalu. Dan mereka (Manchester United) juga tidak mengizinkan saya pergi."
"Untuk hanya duduk diam di bangku cadangan selama 12 bulan, itu sungguh tindakan kriminal, di usia saya saat ini! kecam Henderson.
"Saya sangat marah. Akhirnya saya bilang ke hierarki klub bahwa saya perlu bermain dan klub harus membiarkan saya pergi. Saya melakukannya sebelum manajer baru (Erik ten Hag) datang," tukas sang penjaga gawang.
Setelah janji yang tak terlunasi itu, Henderson hanya mencatatkan tiga penampilan di berbagai kompetisi untuk Manchester United musim lalu, baik di masa kepelatihan Solskjaer maupun Ralf Rangnick sebagai pelatih interim di paruh kedua musim.
Berita Terkait
-
Gaya Main Jay Idzes Disamakan dengan Bek Nottingham Forest Seharga Rp869 Miliar
-
Gara-gara Game FIFA! Cerita Dibalik Pembelian Marcus Rojo oleh Louis van Gaal ke MU
-
Bagaimanapun Caranya Michael Carrick Didesak Pertahankan Casemiro
-
Daftar Aneh Kiper Terbaik Dunia Versi Edwin van der Sar: Andre Onana Masuk, Ada Nama Maarten Paes?
-
Ditawari Rp2 Miliar untuk Pensiun Dini, Eks Bek Manchester United Melawan: Saya Benci Sir Alex
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Borneo FC Lagi Garang-garangnya, Nadeo Harap Pesut Etam Lumat Persib di Samarinda
-
Tak Terbeban Nama Besar Ayah, Rafa Abdurrahman Fokus Buktikan Diri di Timnas Indonesia U-20
-
Dukungan untuk Iran di Piala Dunia 2026 Bikin Keisuke Honda Kehilangan Kontrak dari Perusahaan AS
-
Bek Persib Frans Putros Soroti Situasi Timur Tengah Jelang Play-off Piala Dunia 2026
-
Posisi Maarten Paes Aman di Bawah Pelatih Anyar Ajax Amsterdam?
-
Pernah Ditemui Indra Sjafri, Winger Keturunan Indonesia Teken Kontrak di FC Twente
-
Thom Haye Dapat Lampu Hijau Tinggalkan Indonesia
-
Persib Puncaki Klasemen, Bojan Hodak Santai Hadapi Tekanan Borneo FC
-
Ole Romeny Bantah Isu Patah Kaki, Bisa Gabung ke Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Statistik Kevin Diks saat Jadi Kapten dan Bantu Monchengladbach Hajar St. Pauli