Suara.com - Perlahan tapi pasti Bhayangkara FC menunjukan peningkatan performa. Hal itu terlihat ketika tim berjuluk The Guardian menumbangkan Persebaya Surabaya di pekan ketiga Liga 1.
Dalam pertandingan yang digelar Minggu (7/8/2022), tim besutan Widodo C Putro menang tipis dengan skor 1-0.
Dengan tambahan tiga poin, The Guardian beranjak ke posisi tujuh klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi lima poin.
Berhasil meraih kemenangan pertama dan belum terkalahkan di tiga laga, Widodo mengaku senang karena perkembangan permainan tim mulai tampak.
Sebagaimana diketahui, di dua pertandingan sebelumnya The Guardian bermain imbang 2-2 dengan Persib Bandung dan 1-1 kontra Persik Kediri.
Menurut Widodo, peningkatan yang dialami timnya ini tidak lepas dari evaluasi yang dilakukan selepas Piala Presiden 2022. Pada turnamen pra musim tersebut, Bhayangkara FC tumbang di babak perempat final oleh PSIS Semarang lewat adu penalti.
"Kami setelah mengikuti Piala Presiden, kami berhasil lolos ke perempat final. Semenjak dari sana, kami ada perbaikan," kata Widodo.
"Lalu perlu diingat juga ada beberapa pemain yang baru bisa bergabung. Itu membuat chemistry-nya masih kurang. Akhirnya pada pertandingan ini kami bisa memenangkan pertandingan," sambungnya dikutip dari laman Liga Indonesia Baru, Senin (8/8/2022).
"Kami berharap ini menjadi titik balik kami untuk ke depannya. Tidak mudah memang. Tapi kami jadi termotivasi untuk bekerja keras lagi."
Baca Juga: Buka Keran Gol di Liga 1, Matheus Pato: Saya Senang Bantu Borneo FC Raih Kemenangan
Widodo berharap hasil positif ini tidak terhenti. Sekalipun pada dua laga selanjutnya, Bhayangkara FC hanya akan melawan dua tim promosi yang performanya belum stabil, yaitu Dewa United FC pada pekan keempat dan Persis Solo pada pekan kelima.
Apalagi menurutnya, permainan Bhayangkara FC belum sepenuhnya baik. Hal itu tampak pada awal pertandingan melawan Persebaya di pekan ketiga lalu.
"Di babak awal, alur bolanya kurang berjalan. Mungkin karena mereka masih tegang. Posisi antarpemain itu masih sangat jauh. Ketika ada teman pegang bola, tidak ada yang mendekat," ungkap pelatih berlisensi AFC pro.
"Baru di babak kedua ada perbaikan, sampai akhirnya kami bisa membuahkan gol," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Ambisi Besar Macan Kemayoran: Datangkan Shin Tae-yong, Persija Siap Dominasi Liga 1!
-
Paul Munster Resmi Bertahan di Bhayangkara FC, Siap Bangun Tim Lebih Garang Musim Depan
-
Kata-kata Bojan Hodak Usai Antarkan Persib Bandung Hat-trick Juara Liga 1
-
John Herdman 'Abaikan' Juara Liga 1 Persib Bandung Pilih Persija, Ada Apa?
-
Persib Hat-trick Juara, Liga Indonesia Resmi Milik Maung Bandung
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Ditipu Calo? Impian Nonton Piala Dunia 2026 Kakek 89 Tahun Pupus, Tiket Rp90 Juta Tak Kunjung Datang
-
Eks Walkot Bikin Heboh! Pakai Busana Terbuka Saat Rayakan Kemenangan Meksiko
-
Rahang Patah Tak Halangi Pemain Austria Tampil Mati-matian Jelang Lawan Argentina
-
Pemain Liverpool: Apa yang Dilakukan Lionel Messi Tak Masuk Akal!
-
Joget Gemoy Ratu Belanda di Ruang Ganti Usai Curacao Tahan Imbang Ekuador Viral
-
Daftar Lengkap 10 Pencetak Gol Termuda Piala Dunia: Lamine Yamal Lewati Messi
-
Kurang dari 16 Jam untuk Persiapan! Iran Tercekik Aturan AS, Ghalenoei Protes Keras
-
Hasil Spanyol vs Arab Saudi: Matador Tanduk Elang Hijau, Lamine Yamal Sejajar Pele
-
Argentina Lawan Austria di Dallas, Kota Terkutuk buat Maradona
-
Pemain Bongkar Borok PSSI-nya Tunisia Usai Tersingkir dari Piala Dunia 2026