- UGM menonaktifkan peserta PPDS Elda Putri Rahardini selama tiga bulan akibat komentar tidak berempati di media sosial pada Jumat, 7 Agustus 2026.
- Penonaktifan tersebut bertujuan untuk memastikan proses investigasi dan penanganan kasus berjalan sesuai mekanisme institusi pendidikan kedokteran yang berlaku.
- Sebelum keputusan kampus diumumkan, RSUP Dr. Sardjito telah lebih dulu menghentikan seluruh aktivitas praktik klinis Elda di rumah sakit tersebut.
Suara.com - Universitas Gadjah Mada (UGM) akhirnya mengambil tindakan terhadap Elda Putri Rahardini, peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM.
Elda diketahui menjadi salah satu pihak yang disorot setelah diduga mengunggah komentar tidak berempati terhadap pasien Yurizal di media sosial.
Juru Bicara UGM, I Made Andi Arsana, menuturkan bahwa Elda telah dinonaktifkan berdasarkan keputusan FK-KMK. Penonaktifan itu berlaku selama tiga bulan agar proses penanganan kasus dapat berjalan sesuai mekanisme yang berlaku.
"Keterangan dari Wakil Dekan FKKMK, yang bersangkutan dinonaktifkan selama 3 bulan untuk menjalani proses dengan semestinya," kata Made Andi saat dikonfirmasi, Jumat (7/8/2026).
Sebelumnya, FK-KMK memang telah menyatakan tengah melakukan proses investigasi lebih lanjut terkait peristiwa tersebut. Namun, Made Andi tidak mengungkapkan secara rinci mengenai proses tersebut.
"Betul (dinonaktifkan PPDS-nya). Kita akan lihat hasil prosesnya. Kami akan kabari lagi nanti ya," ucapnya.
Adapun nama Elda ramai diperbincangkan setelah warganet menelusuri identitas salah satu akun yang memberikan komentar dalam unggahan Yurizal.
Curahan hati pasien tersebut sempat viral di Threads sebelum akhirnya Yurizal meninggal dunia. Polemik itu memicu kritik terhadap etika tenaga kesehatan di media sosial dan menyeret institusi pendidikan tempat Elda menempuh PPDS.
Sebelum keputusan dari UGM diumumkan, RSUP Dr. Sardjito telah lebih dulu menghentikan stase atau praktik klinis Elda di rumah sakit. Pihak rumah sakit menegaskan kewenangannya hanya menghentikan aktivitas praktik.
Baca Juga: Dinkes DKI: Tak Ada Nakes Pemprov yang Cibir Pasien BPJS Yurizal
Sementara itu, penonaktifan status pendidikan merupakan kewenangan UGM sebagai penyelenggara program PPDS.
"Sardjito kewenangannya adalah menghentikan yang bersangkutan namanya stase. Stase itu praktik di Sardjito. Itu kita hentikan," kata Manager Hukum dan Humas RSUP Dr. Sardjito, Banu Hermawan, saat dihubungi, Kamis (6/8/2026).
Berita Terkait
-
Dinkes DKI: Tak Ada Nakes Pemprov yang Cibir Pasien BPJS Yurizal
-
Kasus Yurizal, DPR Minta Kemenkes Sanksi Nakes yang Terbukti Langgar Etik
-
Akui Komentar Tak Berempati ke Pasien, Perawat RSA UGM Dihentikan Praktik dan Terancam Sanksi Berat
-
Bukan Sekadar Salah Ketik, Komentar Nirempati Nakes Dinilai Cerminan Krisis Literasi Media
-
Ada Nakes Jakarta Diduga Terlibat Kasus Perundungan Pasien BPJS, Tapi Bukan ASN
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
UGM Nonaktifkan Elda Putri dari PPDS 3 Bulan Imbas Komentar Merendahkan Pasien BPJS
-
Saksi Kunci di Kasus Febrie Belum Dilindungi LPSK, Kejagung Pantau Terus Keamanan Ferry Boboho
-
Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0
-
Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?
-
Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus
-
Dianggap Tak Lazim, Wamenkop Buka Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun di Gunung hingga Dekat TPA
-
Sudaryono Jawab Soal Bisulan Karena Telur: Saya Sengaja Pancing Ahli Gizi!
-
Rutinitas Skincare Kini Makin Simpel, Pemilik Kulit Sensitif Mulai Utamakan Pelembap yang Praktis
-
Vietnam Unggul 1-0 Atas Kamboja, Timnas Indonesia Masih Tanpa Gol, Garuda di Ujung Tanduk
-
Istana Akui Presiden Prabowo Pertimbangkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI