Bola / Bola Indonesia
Senin, 08 Agustus 2022 | 18:19 WIB
Pemain Persib Bandung Marc Klok berebut bola dengan pemain Borneo FC dalam pertandingan Liga 1 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (7/8/2022). [Liga Indonesia Baru]

Suara.com - Perasaan bintang Persib Bandung Marc Klok campur aduk setelah tim berjuluk Maung Bandung menjadi bulan-bulanan Borneo FC di pekan ketiga Liga 1.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (7/8/2022), Persib Bandung dihajar dengan skor -1.

Persib memecah kebuntuan lebih dulu di menit 9 lewat gol David da Silva. Namun Borneo FC berhasil membalikkan keadaan dengan melesakkan empat gol lewat Fajar Fatur Rahman di menit 17, Terens Puhiri di menit 23, Stefano Lilipaly dan Matheus Pato dimenit 64 dan 87.

Pelatih Persib Bandung Robert Rene Alberts didampingi pemain Marc Anthony Klok memberikan keterangan pra pertandingan Liga 1 2022 di Stadion Segiri Samarinda (Arumanto)

Baru mengemas satu poin dari tiga pertandingan, Persib pun semakin terpuruk di klasemen. Tim besutan Robert Rene Alberts saat ini berada di posisi 17 klasemen sementara.

Marc Klok, selaku kapten tim, mengaku malu dengan kekalahan tersebut. Persib memulai kompetisi BRI Liga 1 jauh di luar ekspektasi.

Ditahan imbang Bhayangkara FC (2-2), kalah di kandang oleh Madura United FC (1-3), dan terkini dibantai Borneo FC (1-4).

“Saya sedikit malu untuk bicara, kalau kalah 4-1 itu tidak bisa untuk kita dan untuk saya. Kita memulai liga di musim ini tidak sesuai ekspektasi,” kata Klok usai pertandingan.

“Kita harus fokus untuk kita sendiri dari sebelas pemain. Terlalu banyak kesalahan individu, terlalu banyak gol ke gawang kita," sambungnya dikutip laman Liga Indonesia Baru, Senin (8/8/2022).

"Semua, bukan satu atau dua, tapi semua harus bangkit, semua harus lihat diri mereka sendiri termasuk saya juga, semua harus paham ini,” sambung Klok kesal.

Baca Juga: Kondisi Sejumlah Pemain Berangsur Pulih, Skuad Persija Jakarta Komplet

“Bukan Persib Bandung dan bukan tim juara. Ini tim di zona degradasi dan kita harus bangkit,”pungkasnya.

Load More