Adu penalti
Pemain Myanmar menjadi penendang pertama terlebih dulu sukses memasukan bola. Tendangan Kaung Kanth Zaw sejatinya sudah terbaca, namun bola lebih deras.
Penendang pertama Timnas Indonesia U-16 adalah Iqbal Gwijangge. Dengan tenang sang pemain menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Penendang kedua Myanmar juga sukses mengecoh Andrika Fathir Rachman. Begitu juga eksekutor Indonesia, Figo Dennis berhasil menjebol gawang Myanmar.
Lagi-lagi kiper Indonesia gagal memuntahkan tendangan pemain Myanmar yang ketiga. Sementara tendangan Indonesia juga gagal dimuntahkan.
Andrika akhirnya bisa menahan tendangan keempat pemain Thailand. Riski Afrisal yang menjadi penendang keempat sukses membuat skor adu penalti menjadi 4-3.
Myanmar bisa memasukan bola kelima. Nabil Asyura yang menjadi penendang terakhir sukses memasukan bola dan memastikan kemenangan Timnas Indonesia U-16 5-4.
Susunan pemain
Timnas Indonesia U-16 (4-3-3): Andrika Fathir Rachman; Rizdjar Nurviat Subagja, Sulthan Zaky Pramana Putra Razak, Habil Abdillah; Muhammad Kafiatur Rizky, Narendra Tegar Islami, Muhammad Sultan Akbar; Muhammad Nabil Asyura, Risky Afrisal, Arkhan Kaka Putra.
Baca Juga: Myanmar Unggul 1-0 di Babak Pertama, Peluang Timnas Indonesia ke Final Piala AFF U-16 Belum Tertutup
Pelatih: Bima Sakti.
Myanmar U-16 (4-4-2): Sai Thi Ha Naing; Thura Zaw, Myat Phone Khant, Hioo Wai Yan, Lin Htet Oo; Han Tun Zaw, Nay Min Htet, Khon Cho Htoo, Aung Zaw Myo; Kaung Hlet, Shine Wanna Aung.
Pelatih: Aung Zaw Myo.
Berita Terkait
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?